16 July 2020, 20:35 WIB

Aceh Minta Tambahan Kuota Haji kepada Pemerintah Arab Saudi


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta kepada Pemerintah Arab Saudi agar bersedia menambah kuota haji untuk jamaah haji asal Aceh. Apalagi Aceh mempunyai hubungan historis panjang dengan Arab Saudi.

Bahkan program ibadah haji Aceh sesuai dengan Undang-undang (UU) No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dan UU No. 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh.

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Bangun Universitas di Aceh

"Bahwa Aceh mempunyai kekhususan tentang haji, kuotanya lebih besar persentasenya dengan provinsi lain, dan Aceh menyelenggarakan ibadah haji sendiri dalam bingkai NKRI, nanti kerja sama dengan Kementerian Agama," kata Nova dalam pertemuan dengan Duta Besar Arab Saudi Esam Abid Althagafi di Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Kamis (16/7).

Nova menyebut saat sekarang ini daftar tunggu haji Aceh sudah cukup lama, yakni sampai 30 tahun. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh meminta kepada Duta Besar Arab Saudi untuk menyampaikan kepada pemerintah Arab Saudi dan Raja Salman, juga pihak terkait, supaya menambahkan kuota haji bagi masyarakat Aceh.

"Apalagi di Mekah, Aceh memiliki Baitul Asyi, yang merupakan wakaf yang diberikan oleh Habib Abdurrahman bin Alwi, atau yang lebih dikenal sebagai Habib Bugak Asyi, terkhusus untuk jemaah haji asal Aceh," sebutnya

Duta Besar Arab Saudi, Esam Abid Althagafi menyambut baik harapan yang disampaikan Plt Gubernur Aceh, serta memberikan apresiasi dalam memperkuat hubungan ini.

"Karena Aceh bagi kami tidak asing. Dan jemaah haji nusantara dulu berangkat haji melalui Aceh," imbuhnya. 

Ia sangat mendukung apa yang dilakukan Pemerintah Aceh, dan nantinya akan menyampaikan kepada pihak terkait di antaranya Kementerian haji dan Umrah.

Duta Besar Arab Saudi juga menyadari Aceh sebagai wilayah yang menerapkan Syariat Islam dan mempunyai otonomi khusus dalam sejumlah peraturan daerah atau qanun. (H-3)
 

BERITA TERKAIT