16 July 2020, 19:25 WIB

Jenazah Pelaku Eksploitasi Seksual Akan Dipulangkan ke Prancis


Tri Subarkah | Megapolitan

JENAZAH pelaku eksploitasi seksual terhadap 305 anak, Francois Abello Camille, akan dibawa ke negara asalnya, Prancis.

Hal itu diungkapkan Kasubdit Remaja, Anak dan Wanita Polda Metro Jaya (PMJ), AKBP Piter Yanottama. Piter menyebut keluarga Camille yang meminta agar jenazah sang pelaku dibawa ke Prancis.

Permintaan itu disampaikan melalui Kedutaan Besar Prancis di Jakarta. Sebelum dikirim, petugas akan melakukan visum dan autopsi terhadap jenazah Camille.

Baca juga: Pedofil WN Perancis Meninggal Karena Kekurangan Oksigen

"Forensik luar dan dalam. Karena jenazah ini kan mau dibawa ke Prancis sama keluarganya," jelas Piter saat dihubungi, Kamis (16/7).

Langkah itu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian Camille. Sehingga, pihak kepolisian dapat memberikan informasi secara jelas.

"Karena nanti jenazah di bawa ke sana, ada hal yang kemudian jadi berkembang. Kita sudah final di sininya," pungkas Piter.

Proses visum dan autopsi akan selesai dalam dua minggu ke depan. Setelah selesai, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kedutaan Prancis terkait mekanisme pengiriman jenazah Camille.

Baca juga: Polisi Sulit Identifikasi Korban Eksploitasi Seksual WN Prancis

Sebelumnya, Camille dinyatakan meninggal pada Minggu (12/7) lalu. Dia melakukan percobaan bunuh diri dengan melilitkan kabel ke leher di ruang tahanan. Dia memutuskan untuk mengakhiri nyawanya pada Kamis (9/7) malam. Beberapa jam setelah dihadirkan dalam rilis kasus di hadapan wartawan

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan PMJ, Kombes Umar Shahab, mengungkapkan petugas sempat membawa Camille ke RS Polri Kramat Jati. Dari hasil diagnosa dokter, Camille mengalami retakan pada tulang leher bagian belakang. Hal itu menyebabkan Camille kekurangan oksigen.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT