16 July 2020, 19:07 WIB

Kasus Positif Terus Bertambah, DKI Perpanjang PSBB Transisi


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta kembali memperpanjang masa PSBB Transisi Fase 1. Perpanjangan akan dilakukan selama dua pekan yakni mulai 17-30 Juli. Perpanjangan PSBB transisi ini merupakan yang kedua kalinya.

Sebelumnya, PSBB Transisi Fase 1 sudah dimulai sejak 5 Juni- 2 Juli. Namun, status itu diperpanjang selama dua pekan sampai hari ini. 

"Kami memutuskan bahwa kita masih memerlukan untuk memperpanjang PSBB Transisi karena kedisiplinan masyarakat masih diperlukan dan kasus-kasus covid-19 ini kita pandang masih bertambah," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad RIza Patria dalam acara Metro TV Prime Time News, Kamis (16/7).

Dalam perpanjangan PSBB Transisi Fase 1 ini, mantan anggota DPR RI yang akrab disapa Ariza itu mengatakan tidak ada penambahan pelonggaran pada sektor-sektor ekonomi.

Ia malah memutuskan untuk menunda pembukaan sejumlah sektor yang recananya akan dibuka akhir bulan ini seperti bioskop dan tempat olaraga dalam ruangan.

"Kita tidak menambah pelonggaran. Kita melakukan pengetatan. Tempat yang rencana mau dibuka, kami nggak buka. Untuk tempat pariwisata tetap dengan pembatasan saat ini," ujarnya.

Ia juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para asosiasi dunia usaha seperti Kadin DKI dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) agar para pengusaha mau mematuhi protokol kesehatan yakni pembatasan jumlah karyawan yang masuk kerja di kantor hanya 50%. 

Pengusaha juga diminta patuh terhadap pengaturan jam kerja yang dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi.

Pengaturan jam kerja dan pembatasan jumlah karyawan ini ditujukan agar mengurangi interaksi warga. Selain itu, pengaturan jam kerja ditujukan agar pekerja yang menggunakan transportasi umum tidak memadati angkutan umum massal untuk mengurangi risiko penularan.

"Kami minta pada Kadin dan Apindo agar para pemimpin perusahaan, pengelola itu mau mematuhi," tukasnya. (OL-8).

BERITA TERKAIT