16 July 2020, 16:40 WIB

Benahi GSJ Rp20 Miliar, Sumsel Siap Tuan Rumah PD U-20


Dwi Apriani | Olahraga

PIALA Dunia usia 20 tahun (U20) yang akan berlangsung pada Mei 2020 sudah semakin dekat. Untuk persiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan telah menyiapkan dana sebesar Rp20 miliar untuk membenahi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ).

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat lanjutan dan berkoordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk memastikan kejelasan Sumsel menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U20 mendatang.

Dari hasil koordinasi Menpora menyebutkan jika keputusan Presiden telah final bahwa Sumsel masuk menjadi tuan rumah. Hanya saja tinggal menunggu persetujuan FIFA. Karena itu, ia meminta dukungan dari seluruh pihak khususnya masyarakat Sumsel.

"Gubernur, PSSI, KONI tidak akan mampu melakukannya jika tanpa dukungan faktor eksternal yakni masyarakat Sumsel," katanya.

Baca Juga: Persiapan Stadion Jakabaring untuk PD U-20 Dimatangkan

Ia mengaku pada awal persiapan tim penilaian PSSI, pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp11 miliar untuk melakukan pembenahan. Dana ini tentunya dinilai sangat sedikit mengingat pembenahan yang dilakukan meliputi service lampu dan lain sebagainya.

Artinya, dana tersebut bukan untuk penyelenggaraan. Karena itu, saat ini pihaknya kembali menyiapkan dana sebesar Rp20 miliar atau sekitar 30 persen dari kebutuhan.

"Jadi Pemprov Sumsel sudah anggarkan lebih dari Rp20 miliar atau sekitar 30 persen dari kebutuhan. Kalau hanya Rp11 miliar tentu tidak cukup dan terlampau sedikit," kata dia.

Komitmen penyiapan anggaran itu pun telah dilakukan penandatanganan. Nantinya, dana tersebut akan digunakan seperti pembangunan lapangan pendukung yang rencananya dimulai setelah bulan September mendatang. Selain itu, juga pihaknya akan merapikan kembali GSJ.

"Sumsel ini merupakan bagian dari tuan rumah dan ini tidak harus direduksi lagi," kata dia.

Diakuinya, beberapa persiapan yang akan dilakukan mulai dari kelayakan stadion, keamanan, kenyamanan, keindahan dan fasilitas pendukung lainnya. Ia pun mengaku dalam mempersiapakan ini tentunya dibutuhkan kerja ekstra sebab waktunya tinggal dua bulan.

Ia pun mengintruksikan dua hal yang perlu diperhatikan yakni faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal merupakan semua elemen harus ikut bertanggung jawab menyukseskan kegiatan ini. Sedangkan, faktor internal yakni pada penyelenggaraannya nanti.

"Saya minta ada time schedule yang jelas agar dapat dievaluasi progresnya. Bila perlu setiap hari," tandasnya. (OL-13)

 

BERITA TERKAIT