15 July 2020, 22:47 WIB

Politisi PKS: Pembubaran Lembaga Negara Perlu Desain Kuat


Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum

ANGGOTA Komisi II DPR, Mardani Ali Sera menyepakati wacana pembubaran sejumlah lembaga negara  Namun, menurutnya, hal itu harus melalui desain yang kuat dan jelas agar tidak membuat sistem berantakan.

"Kalau bubarkan tanpa desain yang kokoh namanya kita tutup lubang gali lubang," ujar Mardani, dalam keterangannya, Rabu, (15/7).

Mardani mengatakan, rencana tersebut harus dilandasi dengan data dan fakta yang akurat di lapangan. Pemerintah juga harus memikirkan solusi dampak pembubaran.

"Semua mesti dihitung dengan data dan fakta plus siapkan mitigasinya khususnya untuk ASN dan pekerjanya. Pastikan kajian dan analisanya sesuai dengan grand desain reformasi birokrasi," tutur Mardani.

Ia mengatakan bahwa pembubaran harus dilakukan dengan jaminan tak akan menyimpang dari koridor reformasi birokrasi.

"Monggo bubarkan. Tapi selalu dalam koridor reformasi birokrasi dan penyempurnaan otonomi daerah," tutur Mardani.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan telah siap melakulan pembubaran pada lembaga-lembaga negara yang dianggap tidak berfungsi maksimal. Pembubaran juga dilakukan untuk melakukan penyederhanaan birokrasi.

Pembubaran akan dilakukan pada setidaknya 18 lembaga negara. Menurut Jokowi, pembubaran 18 lembaga tersebut agar pemerintah dapat bergerak lebih cepat.

Pemerintah rencana membubarkan 18 lembaga negara secara bertahap. Rencananya akan dimulai dari lembaga negara yang dibentuk dengan dasar Peraturan Presiden (Perpres), Peraturan Pemerintah (PP), atau Keputusan Presiden (Keppres). (OL-8).

BERITA TERKAIT