15 July 2020, 19:03 WIB

Kembangkan Program Petani Kota, Bazis DKI Gandeng SMKN 63 Jakarta


mediaindonesia.com | Megapolitan

BADAN Amil Zakat Nasional  (Bazis) Provinsi DKI Jakarta melakukan sinergisitas dalam program Takota (Tani Kota Tangguh). Sinergisitas tersebut ditandai dengan tanda tangan nota kesepakatan (MoU) antara Bazis DKI dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 63 Jakarta.

Penandatangan MoU dilakukan Ketua Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta Dr.KH. Ahmad Lutfi Fathulloh dan Kepala Sekolah SMKN 63 (Pertanian), Valentina Purnama Dewi di Jakarta, Rabu (15/7). MoU tersebut juga disaksikan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Nahdiana.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Lutfi menyampaikan,"Awal kita mulai dengan ternak lebah dan penanaman pohon thin, lalu hidroponik sehingga nantinya program Takota di SMKN 63 Jakarta ini akan panen bersama (panen raya) mulai dari panen madu, buah thin, sayuran bayam, dan kangkung."

Ahmad mengatakan bahwa hasil dari panen raya dari program Takota akan diberikan kepada masyarakat di wilayah DKI Jakarta.

Sementara itu, sinergitas antara Baznas (Bazis) DKI dan SMKN 63 Jakarta dalam program Takota diawali dengan program budidaya ternak lebah. Bazis DKI memberikan sedikitnya 40 paket koloni lebah untuk dijadikan pengembangan ternak lebah di SMKN Pertanian  63 Jakarta.

Kepala sekolah SMKN 63 Jakarta, Valentina Purnama Dewi, sangat antusias menyambut MoU antara Bazis DKI dan SMKN 63 Jakarta dalam program TAKOTA di wilayah sekolahnya.

"Terima kasih kepada Baznas (Baziz) Provinsi DKI Jakarta atas sinergisitas program budidaya lebah. Semoga bisa Bermanfaat bagi siswa-siswi kami dan hasilnya bisa dirasakan di masyarakat," ujar Valentina.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana, juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Baznas (Bazis) DKI atas sinergitas yang terjalin dengan SMKN Pertanian 63 Jakarta dalam program Takota.

"Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Baznas Bazis DKI yang sudah bekerja sama dengan sekolah melalui program program yang inovatif dan kreatif di tengah pandemi," ucap Nahdiana.

Di sisi lain, Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) Marullah Matali mengatakan,"Budidaya ternak lebah menjadi sektor produktif dan solusi yang dapat dimanfaatkan bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19 selagi belum ditemukannya obat atau vaksin penawar dari virus ini."

Marullah, juga mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Jaksel untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaatnya. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT