15 July 2020, 18:34 WIB

Bantu Pedagang Kecil, Pemerintah Kucurkan Dana Rp 28 Triliun


Andhika Prasetyo | Ekonomi

PEMERINTAH akan menggelontorkan dana sebesar Rp 28 triliun untuk membantu 12 juta pedagang kecil di Tanah Air. Setiap pedagang akan mendapat bagian sebesar Rp 2,4 juta, yang diharapkan menjadi tambahan modal usaha.

"Bapak Ibu sekalian, ini bantuan modal kerja dari pemerintah. Isinya Rp2,4 juta. Tolong nanti dihitung. Jangan sampai ada yang kurang satu rupiah pun," ujar Presiden Joko Widodo saat memberikan bantuan modal kerja kepada pelaku usaha mikro, Rabu (15/7).

Nantinya, penyaluran bantuan dilaksanakan secara berkala di seluruh daerah. "Ini akan dibagikan ke 12 juta pedagang kecil yang ada di seluruh Tanah Air. Bapak Ibu sangat beruntung, termasuk yang pertama mendapatkan," tutur Jokowi, sapaan akrabnya.

Baca juga: Penduduk Miskin Meningkat, Menkeu: Pemerintah Andalkan Bansos

Agus, pedagang kopi keliling yang mendapat modal tambahan, mengaku senang dengan program pemerintah tersebut. Pembatasan sosial akibat pandemi covid-19, lanjut dia, menyebabkan penghasilannya merosot tajam. Dari rata-rata Rp 400 ribu per hari menjadi di bawah Rp 100 ribu per hari.

"Sehari kalau normal dapat semuanya Rp 400 ribu. Sekarang boro-boro, Rp 50 ribu saja susah. Banyak yang minta bantuan. Tolong pedagang kaki lima ini, Pak. Kasihan kawan-kawan kita semua," kata Agus kepada Jokowi.

Kepala Negara pun meminta masyarakat bersabar dalam menghadapi cobaan berat akibat pandemi. Tidak hanya Indonesia, semua negara di dunia juga mengalami kondisi serupa. Bahkan negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris dan Italia.

Baca juga: Singapura Alami Resesi, Ekspor Indonesia Malah Meningkat

"Memang ini dialami oleh semua negara. Tidak hanya Indonesia saja, tetapi 215 negara di dunia. Persis seperti apa yang kita alami. Yang kecil kena, yang besar juga kena," pungkas Jokowi.

Kendati demikian, dia berharap masyarakat terus berjuang dan tidak patah semangat di masa krisis. “Sekali lagi jangan patah semangat. Jangan karena kondisi ini, usaha keras kita menjadi turun. Kita harus bekerja keras,” tutupnya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT