15 July 2020, 17:48 WIB

Penduduk Miskin Meningkat, Menkeu: Pemerintah Andalkan Bansos


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

JUMLAH penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2020 mencapai 26,42 juta jiwa. Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai kenaikan ini disebabkan pandemi covid-19.

Namun, jumlahnya masih berada dalam proyeksi pemerintah. Ani, sapaan akrabnya, menekankan jaring pengaman sosial menjadi salah satu andalan pemerintah untuk menghadapi kenaikan jumlah penduduk miskin.

"Kenaikan (angka) kemiskinan ini masih di dalam range prediksi kita, bahwa kenaikannya sekitar 1,2 juta. Kita akan fokus pada bantuan sosial (bansos) yang sekarang ditambah dan diperpanjang," ujar Ani di kompleks parlemen, Rabu (15/7).

Baca juga: Maret 2020, Penduduk Miskin Indonesia Naik Jadi 26,42 Juta Orang

Menyoroti Program Keluarga Harapan (PKH), lanjut dia, pemerintah akan menambah bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat. Selain itu, pemerintah juga akan mengeluarkan bansos produktif.

"Jadi, kelompok yang belum bankable sekarang diidentifikasi. Mereka akan mendapatkan kredit dalam bentuk bansos. Sehingga, tidak terlalu terbebani untuk mengembalikan dan punya daya tahan. Itu yang kita upayakan untuk level yang betul-betul ada di bawah," jelas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2020 mencapai 26,42 juta orang dari total populasi. Jumlah itu naik 1,63 juta orang pada September 2019.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT