15 July 2020, 17:25 WIB

Zona Merah Covid-19 Semakin Berkurang


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

JUMLAH zona merah covid-19 di Indonesia terus menurun. Hal ini terlihat dari peta zonasi risiko pada 31 Mei-12 Juli 2020.

“Kalau kita lihat perkembangan zonasi risiko kabupaten/kota selama 7 minggu dari Mei sampai Juli terlihat gambaran persentasenya yang merah dari waktu ke waktu makin lama boleh dikatakan makin kecil. Tapi ini tidak berarti kita katakan boleh rileks ya,” kata Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam Peluncuran Kertas Kerja Policy Center Iluni UI, Rabu (15/7).

Wiku menjelaskan, pada 31 Mei lalu, jumlah wilayah yang masuk pada zona merah atau berisiko tinggi mencapai 21,02 persen atau 108 kabupaten/kota, zona oranye atau berisiko sedang 32,30 persen atau 166 kabupaten/kota, zona kuning atau risiko rendah 26,84 persen atau 138 kabupaten/kota, dan zona hijau atau tidak terdampak 19,84 persen atau 102 kabupaten/kota.

Baca juga : Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh jadi 39.050 Orang

Sedangkan pada 12 Juli kemarin, jumlah wilayah yang masuk pada zona merah atau berisiko tinggi hanya mencapai 6,03 persen atau 31 kabupaten/kota, zona oranye atau berisiko sedang 34,44 persen atau 177 kabupaten kota, zona kuning atau berisiko rendah 39,7 persen atau 204 kabupaten/kota, dan zona hijau yakni daerah tidak ada kasus atau tidak terdampak sebanyak 19,84 persen atau 102 kabupaten/kota.

“Kemarin itu zona hijaunya dua, ada yang tidak ada kasus baru artinya dulu itu masuk zona risiko rendah, sedang atau tinggi dan selama empat minggu terakhir tidak ada kasus baru dan penyembuhannya dari kasus yang ada sudah 100 persen itu ada 48 kabupaten/kota per minggu ini. Dan yang tidak pernah terdampak artinya tidak pernah terlaporkan ada kasus, 54 kabupaten/kota ini turun terus-menerus dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Wiku menambahkan, tim gugus tugas terus berupaya agar ke depan zona merah terus berkurang dan daerah yang masuk zona hijau terus bertambah. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT