15 July 2020, 02:55 WIB

Simulasi Usai, Pelti Gagas Turnamen Master


MI | Olahraga

KETUA Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti) Rildo Ananda Anwar merancang turnamen invitasi di akhir tahun sebagai ajang kompetisi petenis nasional. 

“Pelti coba menyelenggarakan turnamen. Nanti di akhir tahun kita akan adakan turnamen invitasi yang pesertanya lebih umum dan lebih banyak, kita namakan turnamen master,” ungkap Rildo di Jakarta, kemarin.

Rildo menjelaskan turnamen invitasi ini digelar untuk tetap menjaga kebugaran dan kesiapan atlet sebelum mengikuti kejuaraan nasional ataupun internasional di tengah pandemi korona.

Turnamen diikuti enam pemain pelatnas yang telah menyelesaikan turnamen internal di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, kemarin.

“Peserta yang sudah pasti ada enam, yaitu yang ikut turnamen simulasi dari timmas putra. Nanti kita tambah jumlahnya menjadi 12 ataupun 8. Kita akan lihat perkembangan saja,” tambah Rildo.

Di turnamen internal sebagai simulasi enam pemain timnas putra, Christopher Rungkat menjadi yang terbaik setelah di laga pamungkas mengalahkan Rifqi Fitriadi 7-5, 6-4.  Simulasi berformat round robin atau saling bertemu itu, Christo menang 6-2, 6-2 atas Gunawan Trismuwantara, kemudian menang 6-1, 6-2 atas Tegar Abdi, dan mengatasi Nauvaldo Jati 6-1, 6-1. Christo sempat kalah WO dari Lucky Chandra.

Setelah menyelesaikan simulasi, Christo merasa masih banyak yang harus ditingkatkan dari permainan para juniornya. “Dari hasil sih saya menangnya masih cukup nyaman. Mereka punya potensi untuk jadi petenis bagus, tapi memang masih banyak yang harus dibenahi.”

Sementara itu, kemarin, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia (PB PASI) dan Pengurus Besar Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PB Perpani) terkait anggaran pelatnas Olimpiade Tokyo. Atletik dengan 20 atlet, 15 pelatih, dan 7 staf mendapat anggaran Rp6,1 miliar. Anggaran panahan disetujui Rp3,9
miliar dari usulan Rp8 miliar untuk 8 atlet, 3 pelatih, dan 6 staf. (Dmr/Mal/R-2)

 

BERITA TERKAIT