14 July 2020, 21:49 WIB

Kejaksaan Brebes Bongkar Kasus Kredit Fiktif Rp68 Miliar


Supadji Rasban | Nusantara

KREDIT fiktif Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sediaguna Rp68 milar Jatibarang, Kabupaten Brebes dibongkar Kejaksaan setempat.

Dalam kasus tersebut diamankan empat tersangka yakni,, YR, SR, dan RS, merupakan pegawai yang bekerja di BPR tersebut.

Kepala seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Brebes Andhi Hermawan Bolifar menyampaikan ketiga tersangka ditahan sejak awal bulan Juli 2020. Kasus pengajuan kredit fiktif terbongkar setelah diaudit oleh Ototitas JasaKeuangan (OJK).

"Berdasarkan audit dan penyelidikan OJK ditemukan dugaan ada penyimpangan. Kemudian langsung kita tindak lanjut hingga ke penahanan kepada ketiga tersangka. Untuk sementara para tersangka kasus pengajuan kredit fiktif dengan total platform kredit Rp 68 Milliar lebih itu, kita ditahan di lapas Brebes," ujar Andhy Hermawan Bolifar, Selasa (14/7).

Baca juga : 66 Hilang dan 4.930 Keluarga Terdampak Banjir Bandang Luwu Utara

Bolifar menuturkan modus yang dilakukan ketiga tersangka memanfaatkan data nasabah atau debitur untuk pengajuan kredit fiktif. Mereka memakai data nasabah BPR, ada yang fiktif ada data mantan nasabah mereka.

"Jumlahnya 9.516 rekening debitur dengan total platform kredit Rp68 miliar dan baki debet (sisa hutang) mencapai Rp 48 milliar," ungkapnya.

Ia menyebutkan berdasarkan pemeriksaan dan audit OJK total rekening di BPR Jatibarang Sediaguna sebanyak 10.165 rekening debitur, dengan jumlah total platform kredit Rp 72,3 Miliar.

Menurut Bolifar pengajuan kredit fiktif itu, dilakukan ketiga tersangka dalam kurun waktu 19 bulan sejak tahun 2018 lalu.

"Mereka diancam undang-undang perbankan. yang hukumannya 15 tahun penjara," pungkasnya. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT