14 July 2020, 14:55 WIB

Gencarkan Protokol Kesehatan, Jokowi Minta Bantuan Seniman


Andhika Prasetyo | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo menerima sejumlah pelaku seni di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (14/7).

Seusai pertemuan, salah satu seniman yang hadir, Butet Kertaradjasa, mengaku dimintai tolong pemerintah untuk membantu sosialisasi protokol kesehatan terhadap masyarakat.

"Pak Presiden mengharapkan kami, kawan-kawan dari dunia seni, untuk membantu pemerintah menyampaikan pemikiran strategis pemerintah, dalam konteks menyelamatkan bangsa ini dari ancaman pandemi," ujar Butet.

Baca juga: Aksi Solidaritas untuk Seniman di Tengah Pandemi Covid-19

Sebagai timbal balik, para seniman juga menyampaikan berbagai masukan kepada Kepala Negara. Mengingat, sektor industri kreatif tidak luput dari hantaman pandemi covid-19.

Lebih lanjut, Butet mengungkapkan banyak seniman yang mengalami kesulitan akibat pandemi. Khususnya, seniman yang berada di perdesaan. Mereka kehilangan sumber pendapatan karena pembatasan kegiatan.

"Saya memberi masukan. Bagaimana caranya negara hadir kepada pelaku seni, penari, pengarang, sastrawan, pemain film. Karena kita semua juga terdampak," pungkasnya.

Dalam kesempatan serupa, Cak Lontong berharap pertemuan ini menghadirkan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pekerja seni.

Baca juga: Kedisiplinan Menurun Kasus Positif Meningkat

"Pandemi ini memang bisa menyerang kesehatan, tapi yang juga harus kita selamatkan adalah semangat kita. Jangan sampai covid-19 menyerang optimisme kita sebagai bangsa yang besar," papar Cak Lontong.

Sejumlah seniman yang hadir dalam pertemuan ialah Tompi, Andre Taulany, Yovie Widianto, Yuni Shara, Raffi Ahmad, Ari Lasso, Deddy Mahendra Desta, Erdian Aji Prihartanto, Sha Ine Febrianti, Gading Marten dan Once Mekel.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT