14 July 2020, 03:55 WIB

Layanan Pendukung Bergerak


RAJA SUHUD | Ekonomi

SEKTOR otomotif menjadi salah satu sektor yang ter pukul cukup tajam akibat adanya pandemi covid-19.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Mei 2020, industri otomotif hanya mengirim 3.551 unit mobil baru atau anjlok 95 % daripada Mei 2019 yakni 84.109 unit.

Gaikindo juga telah merevisi target penjualan tahun 2020 dari 1,05 juta unit menjadi 600.000 unit. Target itu 51,9 % lebih ren dah jika dibandingkan dengan penjualan tahun lalu yakni 1.247.580 unit.

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, berharap pandemi dapat segera ditangani sehingga perekonomian kembali bangkit dan daya beli masyarakat naik. Keputusan pemerintah membuka kembali kegiatan ekonomi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat memberi harapan bagi dunia usaha.

Apa lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas meminta masyarakat tetap produktif di tengah upaya pemerintah menurunkan angka penyebaran virus covid-19. Jokowi menginginkan masyarakat tetap produktif, tetapi aman dari virus covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Para agen pemegang merek (APM) mobil juga terus berupaya mencari cara untuk bertahan. Daihatsu, misalnya, meningkatkan layanan purnajual, servis, dan perawatan rutin kendaraan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Ini kami lakukan agar konsumen tetap aman dan nyaman sehingga tidak khawatir menservis kendaraannya," ujar After Sales Service Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Lili Herman.

Penerapan protokol kesehatan yang ketat ini, contohnya, petugas front liner yang dilengkapi face shield dan masker untuk mencegah droplet. Mereka juga memakai sarung tangan untuk menghindari kontak fisik langsung dan memakai "Pin Saya Sehat " untuk menunjukkan petugas dalam kondisi sehat saat menjalankan tugas.

Selain itu, semua pengunjung diperiksa suhu tubuh, mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitezer di pintu masuk, penerapan physical distancing pada area konsumen, tidak berjabat tangan, dan menyarankan transaksi nontunai. Jika pun dengan transaksi tunai, menerima dan menyimpan uang dalam wadah tertutup.

Bangun kepercayaan

Setelah servis, mobil disemprot disinfektan pada bagian yang sering disentuh seperti handle pin tu, switch power window, ro da kemudi, tombol-tombol elek trik, dan rem tangan. "Penyemprotan kami lakukan di depan konsumen agar terbangun kepercayaan," tandas Lili.

Lili mengatakan, hingga akhir Juni 2020, jumlah unit mobil yang diservis telah mendekati angka normal. Jika pada periode Januari-Juni 2019 jumlah mobil yang diservis sebanyak 636.862 unit maka pada periode Januari-Juni 2020 telah mencapai 495.244 unit atau minus 22,2% dari periode year to date (YTD) tahun lalu.

Saat ini Daihatsu masih menem pati posisi kedua penjualan otomotif nasonal. Penjualan ritel Daihatsu sepanjang Januari-Juni 2020 mencapai 53.577 unit atau turun 39% dari tahun lalu. Namun, performa Daihatsu ini lebih baik ketimbang penurunan pasar nasional, sehingga market share atau pangsa pasar Daihatsu naik sebesar 0,8% dari 17,6% YTD Juni 2019, menjadi 18,4% YTD Juni 2020.

Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai roda industri otomotif nasional masih bergerak. Indikasinya terlihat dari sejumlah agen pemegang merk (APM) masih semangat merealisasikan jadwal yang telah ditetapkan. (E-3)

BERITA TERKAIT