13 July 2020, 21:46 WIB

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta, Ini Sebaran Penularannya.


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membeberkan klaster mana saja yang menjadi penyumbang kasus korona di Ibu kota yang menyebabkan angka lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta.

Diketahui kenaikan rasio antara jumlah kasus yang terkonfirmasi positif dengan total pemeriksaan spesimen covid-19 di DKI naik dua kali lipat mencapai 10,5%.

"Memang tertinggi itu klaster di rumah sakit sebesar 45,2%. Kemudian RW-RW di zona merah 38,4 %, di pasar 6,8%, dari PMI 5,8 %. Kami mengejar terus titik-titik potensi penyebaran yang rentan," ungkap Riza dalam tayangan Primetime News Metro TV, Jakarta, Senin (13/7).

Riza mengatakan, hari ini positivity rate di DKI telah turun diangka 9,5%. Ia mengklaim lonjakan kasus positif covid-19 didapat dari gencarnya testing atau active case finding.

"Kami aktif lakukan testing, yang dibutuhkan identifikasi atau active case finding. Jadi kami mengejar, tidak pasif menunggu dirumah sakit. Tapi kami justru mengejar di titik penyebaran yang rawan itu," ungkap Ketua DPP Gerindra itu.

Baca juga : Dinkes: Ini Penyebab Tingginya Kasus Covid-19 di DKI

Diakui Riza, memang dengan adanya pelonggaran aktivitas di masa transisi membuat angka penularan covid-19 meningkat. Ia menyebut kemungkinan DKI akan kembali membatasi ketat bisa terjadi jika kasus positif bertambah terus.

"Kami minta warga untuk lebih patuh, disiplin. Hati-hati jangan anggap enteng. Justru masa transisi lebih berbahaya ketimbang PSBB," pungkas Riza.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan ada penambahan jumlah kasus positif sebanyak 279 kasus. Sehingga, jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta pada hari ini sebanyak  14.640 kasus.

Dari jumlah tersebut, 9.408 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 710 orang meninggal dunia. Secara kumulatif, pemeriksaan PCR capai 399.249 sampel darah atau spesimen. (OL-7)

BERITA TERKAIT