13 July 2020, 18:05 WIB

PAD Kota Cirebon Anjlok, Pembangunan Disesuaikan


Nurul Hidayah | Nusantara

ANGGARAN Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cirebon 2021 turun hingga Rp500 miliar. Program pembangunan disesuaikan dengan pemerintah pusat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah
(BP4D) Kota Cirebon, M. Arif Kurniawan, menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 yang terjadi sepanjang 2020 menyebabkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Cirebon turun drastis. Penurunan ini berdampak pada penyusunan APBD 2021.

"APBD Kota Cirebon tahun ini Rp1,7 triliun, tahun depan (2021) hanya Rp1,2 triliun saja. Ini berarti APBD Kota Cirebon tahun depan turun hingga Rp500 miliar," ungkap Arif, Senin (13/7)

Namun menurut Arif, angka tersebut baru berupa proyeksi. Pemkot Cirebon belum tahu dari pusat nanti dapat bantuan tambahan DAK atau apa.

Untuk proyeksi pembangunan pada 2021, Arif mengungkapkan akan mengikuti program nasional, yaitu pemulihan ekonomi dan penanganan kesehatan akibat  pandemi Covid-19.

"Sehingga ada beberapa sektor yang diberikan anggaran lebih untuk pemulihan," ungkap Arif. Sehingga dari anggaran sebesar Rp1,2 triliun, sekitar Rp450 miliar akan dialokasikan untuk kesehatan, yaitu untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon serta RSD Gunung Jati.

Selain sektor kesehatan, ada juga proyeksi untuk sektor pendidikan yaitu sebesar Rp250 miliar dan sisanya Rp500 miliar tersebar di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan pemerintahan.

Sedangkan untuk pembangunan, lanjut Arif, tahun depan akan dilakukan untuk sejumlah proyek yang belum dilaksanakan akibat refocusing anggaran tahun ini. Diantaranya yaitu pembangunan kota tua dan kawasan Kebuman di Kota Cirebon. (OL-13)

Baca Juga: Penyuluh Verval Tantangan dan Peluang Food Estate

 

BERITA TERKAIT