13 July 2020, 17:58 WIB

Bertambah 279 kasus, Jumlah Kasus Covid-19 Jakarta Capai 14.639


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

JUMLAH kasus baru covid-19 di Jakarta kembali bertambah yakni 279 kasus hari ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan dengan penambahan jumlah kasus positif sebanyak 272 kasus maka jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta pada hari ini sebanyak 14.639 kasus.

Dari jumlah tersebut, 9.408 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 710 orang meninggal dunia.

"Sampai dengan hari ini kami laporkan, 597 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.924 orang melakukan self isolation di rumah. Sedangkan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 397 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 7821 orang," paparnya dalam keterangan pers yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Pemprov DKI, Senin (13/7).

Sampai hari ini jumlah warga berstatus ODP yang meninggal dunia ada 232 orang. Sementara warga dengan status PDP yang meninggal dunia ada 2.050 orang.

Baca juga: Lonjakan Kasus Baru, Anies Dinilai Gagal Tangani Covid-19

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSKD Duren Sawit sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 45 laboratorium pemeriksa covid-19.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR sampai dengan 12 Juli 2020 sebanyak 399.249 sampel. Pada 12 Juli 2020, dilakukan tes PCR pada 3.429 orang, 2.893 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 279 positif dan 2.614 negatif.

Total sebanyak 269.380 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif covid-19 sebesar 3,5%, dengan rincian 9.229 orang dinyatakan reaktif covid-19 dan 260.151 orang dinyatakan non-reaktif. 

Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah. (A-2)

 

 

BERITA TERKAIT