13 July 2020, 08:53 WIB

Jumlah Pasien Sembuh di Kalsel Terus Bertambah


Denny Susanto | Nusantara

KALIMANTAN Selatan kembali mencatat penambahan jumlah pasien sembuh virus korona (covid-19) yang signifikan yaitu sebanyak 112 orang. Sehingga total pasien sembuh menjadi 1.395 orang atau 33,6 persen.

"Persentase kesembuhan penderita covid di Kalsel sudah mencapai 33,6 persen, ada penambahan 112 orang sehingga menjadi 1.395 orang," tutur Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim, Senin (13/7). 

Namun diakui Muslim, Kalsel juga mencatat penambahan jumlah warga yang positif terpapar virus korona cukup tinggi. Kalsel masih menempati peringkat atas kasus penyebaran virus korona di Indonesia dan merupakan tertinggi di Kalimantan. Data terakhir gugus tugas Kalsel, jumlah kasus positif virus korona hingga Senin (13/7) siang tercatat sebanyak 4.146 kasus. Bertambah 78 kasus yang berasal dari sembilan kabupaten/kota dan terbanyak dari Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Sementara jumlah pasien meninggal dunia juga bertambah enam orang menjadi 216 orang atau 5,2 persen. Kemudian ada 2.536 orang yang masih menjalani perawatan intensif di berbagai rumah sakit dan lokasi karantina khusus. 

"Kasus tertinggi virus korona terjadi Kota Banjarmasin yang sudah mencapai 1.730 kasus. Jumlah pasien sembuh 390 orang dan meninggal dunia 130 orang," ujar Muslim.\

baca juga: Rindam I/BB Pematangsiantar Temukan 78 Orang Reaktif Covid-19

Pada bagian lain tim gugus tugas juga melakukan penyemprotan disinfektan ke berbagai pondok pesantren di Kalsel. Pemerintah daerah setempat masih melarang pembukaan kegiatan pondok pesantren akibat kondisi pandemi virus korona yang belum berakhir. Pelaksana Tugas Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi kebencanaan yang terjadi di sejumlah wilayah Kalsel. Bencana banjir yang melanda sejumlah kabupaten seperti Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru dikhawatirkan akan berpengaruh pada upaya penanganan pandemi virus korona. (OL-3)

BERITA TERKAIT