13 July 2020, 02:05 WIB

Arema FC Ingin Segera Rampungkan Renegosiasi Kontrak Pemain


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

GENERAL Manager Arema FC Ruddy Widodo menginginkan renegosiasi kontrak dengan pemain rampung sebelum kembali menggelar latihan sebagai persiapan lanjutan Liga 1 pada Oktober.

Pada surat keputusan PSSI nomor 53, klub diminta renegosiasi kontrak dengan pemain dan pelatih di kisaran 50% untuk klub Liga 1 ketika kompetisi bergulir. Kesepakatan renegosiasi kontrak itu berlaku satu bulan sebelum kompetisi bergulir. Ruddy menilai hal ini perlu mendapat penjelasan lebih rinci dan panduan dari PSSI.

"Sebelum latihan kami akan mengimplementasikan SKEP PSSI nomor 53. Namun, ini ternyata multitafsir. Renegosiasi 50% dari nilai kontrak dari satu musim banyak pemain yang masih perlu diberi penjelasan. Jadi, biar lebih clear, kami inisiatif meminta panduan kepada LIB dan PSSI sat virtual meeting 17 Juli nanti," kata Ruddy, Minggu (12/7).

Setelah renegosiasi rampung, Ruddy mengatakan pihaknya tinggal menjalankan timeline yang telah disusun menuju kompetisi kembali bergulir. Ia mengatakan para pemain akan menjalani tes covid pada 15 hingga 17 Juli dan akan berlatih pada 20 Juli.

Menurutnya, rentang waktu lebih dari dua bulan sudah cukup bagi klub untuk kembali mengarungi kompetisi yang tertunda sejak Maret imbas pandemi covid-19.

"Urusan teknis selama 6 minggu sebelum kompetisi saya rasa cukup. Mungkin medio Agustus ini sudah efektif, lagian ini bukan pembentukan tim baru, hanya butuh recovery," kata Ruddy.

Lebih lanjut, mengenai bergulirnya Liga 1 di Pulau Jawa pada 1 Oktober tanpa penonton, menurutnya merupakan keputusan terbaik. Selain itu, ditambah dengan protokol yang ketat yang diterapkan selama kompetisi bisa menjamin kesehatan dan keselamatan pemain.

Mengenai homebase Arema, Ruddy mengatakan pihaknya masih ingin bermarkas di Malang, meski LIB menyediakan akomodasi di Yogyakarta dan sekitarnya. "Kami masih akan daftarkan (homebase) di Malang," ungkap Ruddy. (R-1)

BERITA TERKAIT