13 July 2020, 05:20 WIB

Belum Selesai dengan Banjir


DY/RF/LD/N-2 | Nusantara

HUJAN masih akrab dengan warga di Kalimantan. Bahkan, di Kalimantan Selatan, hujan deras menimbulkan bencana.

Kemarin, banjir melanda empat kecamatan di Kabupaten Tanah Laut. Sebanyak 1.577 rumah yang dihuni 1.778 keluarga terendam oleh air hingga kedalaman 50-100 cm.

“Curah hujan masih sangat tinggi. Selain permukiman, banjir memutus sejumlah ruas jalan,” kata Bupati Tanah Laut, Sukamta.

Tim BPBD telah meng­evakuasi dan memberikan bantuan tanggap darurat kepada korban. Evakuasi harus dilakukan karena ada wilayah yang terendam cukup parah.

Sukamta juga mengaku telah membangun dan mengoperasikan dapur umum untuk warga. Sementara itu, jalan yang sempat terputus ialah ruas Trans-Kalimantan.

Dinas Lingkungan Hidup Kalsel mencatat ada 550 desa rawan bencana banjir. Sebanyak 50 desa di antaranya daerah langganan banjir.

Demi menanggulangi banjir di musim mendatang, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menormalisasi kolong atau bendung di Desa Kace dan Kota Pangkalpinang. “Selain mengatasi banjir untuk wisata air,” kata Gubernur Erzaldi Rosman Djohan.

Terkait dengan kepemilikan lahan, ia berjanji akan segera menyelesaikannya. “Supaya secepatnya warga aman dari banjir.”

Di perairan, cuaca buruk melanda Samudra Hindia wilayah selatan Cilacap, Jawa Tengah. Kemarin, sebuah kapal nelayan terbalik dihantam gelombang di perairan Jetis, Kecamatan Nusawungi. Satu nelayan hilang dan seorang lainnya selamat. (DY/RF/LD/N-2)

BERITA TERKAIT