13 July 2020, 02:55 WIB

Mutiara dan Iqbal Sabet Predikat Pemain Terbaik


MI | Olahraga

PEBULU tangkis putri Mutiara Ayu Puspitasari dan pemain putra Iqbal Asrullah menyabet predikat pemain terbaik pada ajang bulu tangkis Liga PB Djarum 2020 yang diselenggarakan di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, sejak Senin (6/7) hingga Sabtu (11/7).

Mutiara terpilih menjadi atlet terbaik pada Liga PB Djarum kali ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, lulusan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2016 itu mampu tampil mengejutkan dengan menjadi juara di kategori pertandingan U-17. Padahal, usia Mutiara masih 14 tahun. 
Pemain asal Ngawi, Jawa Timur, itu keluar sebagai juara setelah di laga final tadi mampu mengalahkan Ruzana dengan hasil 21-8, 20-22, dan 21-19.

“Sangat memuaskan dan tak menyangka juga karena kalau dilihat secara kualitas, memang Ruzana di atas, ya, dan kalau bermain juga sebelumnya selalu menang dia. Tetapi hari ini tak menyangka saja bisa menang,” jelas Mutiara.

Meski demikan, Mutiara tidak berbesar hati. Ia akan membenahi kekurangan yang terjadi saat turnamen berjalan. “Yang harus diperbaiki itu servisnya karena sering nyangkut, terus fokus di lapangan harus ditingkatkan lagi, dan kecepatan kaki harus ditambah lagi. Semoga bisa lebih baik lagi,” jelas Mutiara.

Selain Mutiara, atlet PB Djarum yang juga dinobatkan sebagai pemain terbaik, yakni Iqbal Asrullah. Turun di dua kategori pertandingan berbeda, yaitu ganda remaja campuran U-17 dan ganda putra gabung (U-17-/U-19/dewasa), Iqbal sukses meraih dua gelar juara di keduanya.

Dari area pemusatan latihan nasional, pelatih tunggal putra Hendry Saputra menilai hasil turnamen internal yang digelar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di sektor tunggal putra sudah sesuai harapan.

“Hasil turnamen kemarin sih oke untuk kondisi mereka,” kata Hendry saat dihubungi, kemarin.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi  PP PBSI Susy Susanti mengapresiasi pemain muda pelatnas, seperti Alvi Wijaya Chairullah dan Tegar Sulistio. “Pengalaman dan kualitas memang masih kalah, tetapi ini bagus sebagai evaluasi latihan mereka, khususnya pada saat tidak ada turnamen karena covid19,” kata Susy. (Mal/RO/R-3)

 

BERITA TERKAIT