12 July 2020, 19:35 WIB

Panitia Idul Kurban Diminta Taati Protokol Kesehatan


Ardi Teristi | Nusantara

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi meminta panitia penyembelihan hewan kurban di Yogyakarta menerapkan protokol kesehatan mulai dari penyiapan tempat hingga proses ditribusi daging hewan kurban. Heroe memperkirakan, setidaknya 2.700 sapi dan 5.000 kambing yang akan disembelih pada Idul Adha tahun ini.

"Melalui panitia penyelenggara kurban yang jumlahnya 527 orang, harapan kami harus sudah mulai diatur tentang lokasi pembagian hewan kurban, termasuk ke luar daerah," jelas dia saat Sosialisasi Penyembelihan Hewan Kurban di Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sabtu (11/7).

Baca juga: Covid-19 di Jepara Meningkat, Ganjar Kirim Tim

Heroe juga mengajak partisipasi seluruh pihak agar mengurangi lokasi penyembelihan yang ada di Kota Yogyakarta. Pasalnya, pada pandemi covid-19 ini, penyembelihan hewan kurban diatur lebih ketat dari biasanya.

Daging kambing dan sapi yang disembelih tidak hanya dibagikan untuk warga di Kota Yogyakarta saja, tetapi hingga luar Kota Yogyakarta. "Kami berharap hewan yang disembelih di wilayah kota adalah yang akan dibagikan kepada lingkungan sekitarnya, sementara yang akan dibagikan di daerah lain sebisa mungkin hewannya yang masih hidup disembelih di daerah tersebut," ucapnya.

Melalui Baznas dan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakata, pihaknya menekankan pentingnya mempersiapkan protokol covid-19. Panitia penyembelihan hewan kurban diminta lebih berhati-hati dan menjaga agar tidak terjadi kerumunan dan mengantisipasi penyebaran covid-19.

"Satgas itu tugasnya mengatur tentang luasan tempat untuk penyembelihan," kata dia. Selain itu, orang-orang yang terlibat dan tidak boleh terlibat juga diatur. Berdasarkan ketentuan, ditetapkan kapasitas maksimal orang yang berada di lokasi penyembelihan. Misalnya, tempat penyembelihan hanya cukup 20 orang, orang yang berada di sana maksimal 20 orang.

Selain itu, Heroe juga meminta protokol kesehatan juga diterapkan saat  mendistribusikan hewan kurban ke masyarakat. Semua harus terjaga kebersihannya agar tidak ada penularan covid-19. (H-3)

BERITA TERKAIT