12 July 2020, 17:03 WIB

Covid-19 Berpotensi Menular Lewat Udara, PDPI Imbau Jangan Panik


Atalya Puspa | Humaniora

DENGAN adanya risiko penularan melalui airborne terutama pada ruangan tertutup, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak panik.

"Masyarakat diimbau menghindari keramaian, baik itu tempat tertutup maupun tempat terbuka," kata Ketua Umum PDPI Agus Dwi Susanto dalam keterangan resmi, Minggu (12/7).

Baca juga: Update Covid-19 per 12 Juli: Pasien Sembuh Capai 35.638 Orang

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan masker di mana saja dan kapan saja, bahkan dalam ruangan. Adapun, yang terpenting yakni menciptakan ruangan dengan ventilasi yang baik, dan jendela dibuka sesering mungkin.

"Tetap menjaga kebersihan tangan serta hindari menyentuh wajah sebelum cuci tangan, dan tetap menjaga jarak pada aktivitas sehari-hari," tandasnya.

Seperti diketahui, banyaknya desakan dari para ilmuwan serta penelitian terbaru terkait dengan transmisi Covid-19 kepada World Healh Organization (WHO) terkait terdapatnya kemungkinan transmisi SARS-CoV-2 melalui airborne walaupun tanpa tindakan atau prosedur medis yang menghasilkan aerosol. Lantas, ada tanggal 9 Juli 2020, WHO mengeluarkan panduan terbaru terkait cara transmisi SARS-CoV-2.

Perbedaan signifikan penularan airborne dan droplet yaitu airborne dapat menular pada jarak lebih dari 1 meter, sedangkan droplet kurang dari 1 meter. Selain itu, airborne bertahan lama di udara, sedangkan droplet tidak bertahan lama di udara. 

Hal tersebut berimplikasi terhadap cara pencegahan dan pengendalian terhadap Covid-19 karena transmisi airbone dan droplet sangat berbeda. (OL-6)

BERITA TERKAIT