12 July 2020, 13:24 WIB

Upacara HUT RI ke-75 akan Dibuat Minimalis, Ini Simulasinya


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

SEKRETARIAT Presiden melaksanakan latihan pengibaran bendera untuk peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (12/7).

Dalam pelaksanaannya, jumlah petugas pengibar bendera yang dilibatkan hanya tiga orang. Begitu pun dalam ritual penurunan bendera beberapa jam setelahnya.

Baca juga: Terkait E-KTP Joko Tjandra, Lurah Grogol Selatan Dinonaktifkan

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengungkapkan hal tersebut dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan demi mencegah terjadinya penularan Covid-19 saat acara berlangsung.

"Ini juga akan menjadi pedoman bagi seluruh daerah yang akan menggelar upacara kemerdekaan. Protokol kesehatan diutamakan, dengan menggunakan masker dan sarung tangan. Karena tetap kita harus utamakan kesehatan," ujar Bey kepada wartawan.

Adapun, peserta upacara yang akan hadir juga dibatasi. Bey mengatakan setiap angkatan, yakni TNI Angkatan Udara, Angkatan Darat, Angkatan Laut serta Polri, masing-masing hanya mengirimkan lima orang.

"Jadi total 20 orang. Memang sangat minimalis. Tapi tetap kita berharap ada kesemarakan karena sebelum penaikan dan penurunan, ada acara hiburan yang akan disiarkan langsung melalui stasiun televisi," jelas dia.

Terkait durasi, upacara pengibaran bendera diproyeksikan dimulai pukul 09.45 hingga 10.40 WIB.

Untuk penurunan bendera akan dilaksanakan mulai pukul 17.00 WIB. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT