11 July 2020, 17:33 WIB

Program Metro TV Raih Penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2020


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

PENGANUGERAHAN atas program siaran berkualitas di bulan Ramadhan kembali digelar oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora). Anugerah Syiar Ramadhan 1441 H/ 2020M di Gedung KPI Pusat, Sabtu (11/7).

Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi terhadap lembaga penyiaran yang konsisten menghadirkan program siaran yang selaras dengan nilai, semangat dan spiritualitas Ramadan.

KPI, MUI dan Kemenpora memberikan penghargaan untuk sepuluh kategori program acara khusus Ramadan yang diperlombakan pada Anugerah Syiar Ramadan 2020 dengan tema “Spiritualitas Siaran Ramadan di Tengah Pandemi”.

Kemenangan Metro TV diraih melalui proses seleksi yang ketat untuk kategori penghargaan Program Dakwah Non Talkshow (Ceramah) adalah Asma Husna.

Ketua KPI Pusat Agung Suprio mengatakan program dakwah non talk show memang harus menginspirasi masyarakat dalam setiap episiodenya

"Program ini mampu menginspirasi penonton untuk kemudian berperilaku program dakwah tersebut, namanya non talk show betul-betul sulit," kata Agung di Gedung KPI Pusat, Sabtu (11/7)

Sementara itu, Produser Asmaul Husna, Galih Maulana menyebut bahwa tantangan bagi insan televisi untuk menghadirkan sebuah tayangan baru, berkualitas dan sarat akan makna.

"Ini tantangan dan motivasi bagi kami untuk menghadirkan tayangan yang berkualitas ke depan," sebutnya.

Puncak acara Anugerah Syiar Ramadan Tahun 2020 ini diselenggarakan melalui webinar yang juga disiarkan secara langsung melalui akun media sosial KPI. KPI berharap, penganugerahan ini dapat terus memicu semangat lembaga penyiaran untuk tetap menghadirkan program-program berkualitas di tengah masyarakat. Selain itu, siaran yang edukatif dan mencerahkan, sebagaimana yang menjadi semangat spiritualitas Ramadan, dapat menjadi teraplikasi dalam program siaran regular sepanjang tahun.

Berdasarkan berita acara rapat dewan juri Anugerah Syiar Ramadan 2020, ditetapkan pemenang kategori Anugerah Syiar Ramadan 2020, sebagai berikut:

1. Kategori Program Liputan Khusus Ramadan

- Seputar Inews Pagi (Anak Pesantren) - RCTI

2. Kategori Program Ajang Bakat

- Beraksi Di Rumah Saja – Indosiar

3. Kategori Program Dakwah Talkshow

- Sahur Time – Kompas TV

4. Kategori Program Dakwah Non Talkshow (Ceramah)

- Asmaul Husna – Metro TV

5. Kategori Program Dakwah Non Talkshow (Kultum)

- Mutiara Hati – SCTV

6. Kategori Program Sinetron

- Para Pencari Tuhan Jilid 13 – SCTV

7. Kategori Program Film Animasi

- Lorong Waktu - SCTV

8. Kategori Program Ramadan Future dan Dokumenter

- Mesjid Bersejarah Nusantara - RTV  

9. Kategori Program Ramadan Wisata Budaya

- Muslim Travelers - Net TV

10. Kategori Televisi Terbaik Ramadan 2020

- SCTV

Selain 10 kategori di atas, Anugerah Syiar Ramadan kali ini akan memberi penghargaan tambahan sebanyak 13 kategori yakni kategori Program Dakwah Talkshow, Program Dakwah Non-Talkshow (Ceramah), Program Dakwah Non Talkshow (Kultum), Aktor Muda,

Aktris Muda Inspiratif, Penyanyi Muda Inspiratif, Penyanyi Wanita Muda Inspiratif, Dai Muda Inspiratif, Dai’ah Muda Inspiratif, Qori Muda Inspiratif, Qori’ah Muda Inspiratif, Host Muda Inspiratif, dan Grup Music Muda Inspiratif.

Meski merupakan penganugerahan rutin setiap tahun, penyelenggaraan tahun ini tentunya menjadi berbeda mengingat kondisi pandemi wabah Covid-19. KPI menyadari sepenuhnya bahwa Lembaga Penyiaran menghadapi berbagai tantangan dalam proses produksi program siaran, khususnya pada bulan suci Ramadan 1441 Hijriah/2020 M. Tayangan yang disajikan Lembaga Penyiaran pun didominasi program yang disiarkan ulang (re-run) dan  program yang dikemas ulang (repackage).

Oleh karena itu, pada Anugerah Siaran Ramadan tahun ini,  penilaian atas tayangan program siaran ramadan menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Dalam melakukan penilaian, KPI melakukan verifikasi awal terhadap 74 program Ramadan yang tayang selama satu bulan.

Dari 74 program siaran yang diverifikasi tersebut, didapatkan 39 program yang berhak menjadi nominasi dari 9 kategori penganugerahan. Beberapa program Ramadan yang merupakan program re-run, tidak ikut dinilai oleh KPI dalam penganugerahan ini.

Sekalipun dengan keterbatasan yang ada akibat pandemi Covid-19, KPI Pusat tetap selektif dalam menilai dan mempertimbangkan kualitas program siaran yang telah memenuhi syarat untuk diperlombakan dalam Anugerah Syiar Ramadan tahun ini.

Untuk mendapatkan penilaian program siaran Ramadan terbaik tahun ini, KPI telah membentuk tim juri yang terdiri dari unsur Pimpinan KPI Pusat, Komisi I DPR RI, MUI, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.

Adapun dalam melakukan penilaian kriteria yang digunakan oleh KPI meliputi, kesesuaian dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 &SPS), tidak pernah mendapatkan sanksi dari KPI dan selaras dengan nilai-nilai keagamaan yang dianut oleh masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan, serta sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19.

Selain itu, program siaran merupakan produksi baru, atau sekurang-kurangnya merupakan repackage dari program yang pernah tayang sebelumnya.  (OL-4)

BERITA TERKAIT