11 July 2020, 16:25 WIB

Olah TKP Kematian Yodi, Polisi Libatkan Anjing Pelacak


Tri Subarkah | Megapolitan

Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang terkait kematian news video editor Metro TV, Yodi Prabowo, 25, di pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jalan Ulujami Raya, Jakarta Selatan. Dalam olah TKP tersebut, polisi juga menerjunkan anjing pelacak.

"Kami melakukan pengecekan TKP ulang sehubungan dengan informasi awal hasil autopsi dari korban. Dari tim K-9, anjing pelacak," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto di Jakarta, Sabtu (11/7).

Irwan mengatakan ada dua barang bukti yang digunakan dalam pelibatan anjing pelacak. Keduanya adalah pisau yang diduga digunakan terkait kematian Yodi serta baju milik korban.

"Kami mengambil sampel dari dua barang bukti. Yang pertama dari alat diduga yang digunakan oleh pelaku, yaitu pisau, kemudian baju korban," papar Irwan.

Baca juga: Hasil Autopsi Yodi, Polisi Juga Temukan Bekas Pukul

"Jadi, nanti hasilnya sepertinya apa, kita informasikan lebih lanjut," sambungnya.

Sebelumnya, jenazah Yodi ditemukan anak-anak yang sedang bermain layang-layang pada hari Jumat (10/7) siang. Di TKP, polisi menemukan dompet, KTP, NPWP, ATM Mandiri, tiga STNK, uang tunai Rp40 ribu, helm, jaket, dan tas selempang.

Pihak Metro TV meminta polisi mengusut kematian Yodi. Hal tersebut ditegaskan oleh President Director Metro TV Don Bosco Selamun.

"Kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas siapa pelaku jika kematiannya disebabkan oleh pembunuhan, penganiayaan, atau bentuk kekerasan lainnya," tandas Don Bosco,

Yodi diketahui telah bergabung bersama Metro TV sejak 15 Desember 2015. Yodi merupakan video editor di redaksi dan terakhir bertugas pada Selasa (7/7) pukul 15.00-22.27 WIB. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT