11 July 2020, 15:27 WIB

Hasil Autopsi Yodi, Polisi Juga Temukan Bekas Pukul


Tri Subarkah | Megapolitan

KEPALA Satuan Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto mengatakan berdasarkan informasi awal, terdapat dua luka tusuk di tubuh news video editor Metro TV, Yodi Prabowo, 25. Kedua luka yang disebabkan pisau tersebut terletak di bagian dada sebelah kiri dan leher korban.

Selain itu, Irwan juga mengungkap bahwa terdapat luka lebam yang diakibatkan benda tumpul. Luka tersebut terletak di bagian leher. Berdasarkan hal itu, Irwan menilai bahwa sebelum meninggal, Yodi juga mengalami penganiayaan.

"Menurut hasil autopsi kami menilai bahwa diduga ada penganiayaan sebelumnya. Kami melihat ditengkuk sebelah kiri itu ada lebam, dimana lebam itu diduga benda tumpul," kata Irwan di Jakarta, Sabtu (11/7).

Namun, sampai saat ini pihak kepolisian belum mendapatkan barang bukti berupa benda tumpul yang mengakibatkan luka pada tubuh Yodi.

"Itu yang kami belum mendapatkan barang bukti (benda tumpul). Jadi nanti kami akan lakukan pencarian kembali," ujar Irwan.

Meskipun demikian, Irwan mengatakan kematian Yodi disebabkan oleh luka tusuk.

"Diduga hasil autopsi, ini bocoran awal dari teman-teman forensik, diduga meninggalnya karena tertusuk benda tajam di jantungnya," tandas Irwan.

Diketahui, Yodi ditemukan meninggal pada Jumat (10/7) siang di di Pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jalan Ulujami Raya, Jakarta Selatan. Di sana, polisi menemukan sebilah pisau, dompet, KTP, NPWP, ATM Mandiri, tiga STNK, uang tunai Rp40 ribu, helm, jaket, dan tas selempang. (OL-4)

BERITA TERKAIT