11 July 2020, 15:35 WIB

Kemenperin Ingatkan Pentingnya Kekayaan Intelektual bagi IKM


M Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

KEMENTERIAN n Perindustrian (Kemenperin) mengingatkan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual (KI) pada industri kecil menengah (IKM). Sebab perlindungan KI bagi pelaku usaha penting dalam perluasan jaringan pemasarannya.

Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengatakan KI merupakan salah satu hal penting dalam perjanjian perdagangan internasional yang pelaksanaannya diatur dan diawasi oleh World Intelectual Property Organization (WIPO).

Apalagi, Indonesia sebagai anggota World Trade Organization (WTO) telah meratifikasi perjanjian-perjanjian internasional yang berkaitan dengan KI dan telah mengimplementasikannya dalam bentuk peraturan perundang-undangan.

“Partisipasi para pembina sektor IKM sangat dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan, termasuk tentang meningkatkan kesadaran dan pemahaman pentingnya perlindungan KI kepada pelaku usaha dan masyarakat pada umumnya dalam berbagai kegiatan pembinaan IKM yang dilakukan,” kata Gati melalui keterangan resminya, Sabtu (11/7).

Upaya Kemenperin dalam memberikan fasilitas perlindungan KI kepada pelaku usaha atau IKM dengan memberikan klinik HKI-IKM.

Sampai tahun 2019, Ditjen IKMA telah memfasilitasi pendaftaran 4.374 merek, 1.258 hak cipta, 79 desain industri, 17 paten dan 3 indikasi geografis.

“Kami juga telah melatih sebanyak 1075 fasilitator KI, baik pada tingkat pemula maupun tingkat lanjutan,” ujar Gati.

Gati berharap, fasilitator KI mampu menjadi mitra kerja aktif dengan Klinik Konsultasi HKI-IKM Ditjen IKMA Kemenperin dalam memberikan konsultasi dan fasilitasi subjek-subjek KI bagi pelaku IKM, mulai dari merek, hak cipta, paten, desain industri, indikasi geografis, rahasia dagang sampai desain tata letak sirkuit terpadu. (E-1)

BERITA TERKAIT