11 July 2020, 14:25 WIB

Kemenhub RI, Perpanjang Bandara Rendani Manokwari


Martinus Solo | Nusantara

Guna pengembangan Bandar Udara (bandara) Rendani, Manokwari, Papua Barat, maka Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mulai mengerjakan proyek perpanjangan runway landasan pacu sekaligus box cover tahun 2020.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat Agustinus Kandakolo, saat mendampingi Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meninjau Bandara Rendani-Manokwari.

"Kementerian Perhubungan Republik Indonesia tahun ini mulai mengerjakan proyek perpanjangan runway landasan pacu, sekaligus box cover Bandar Udara Rendani Manokwari," jelas Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat Agustinus Kadakolo, Sabtu (11/7).

Baca juga: Perahu Terbalik di Waduk Saguling, Dua Orang Tewas

Rencananya, imbuh Agustinus, panjang runway Bandara Rendani-Manokwari akan ditambah. "Iya tahun ini mulai dikerjakan oleh UPBU Kelas II Bandara Rendani. Pemkab Manokwari akan menghibahkan tanah ini secepatnya agar runway dan box cover bisa segera dikerjakan," jelasnya.

Sekretaris Daerah Manokwari Aljabar Makatita mengatakan proyek tersebut dikerjakan dalam 3 tahap dan proyek perpanjangan runway dan box cover merupakan tahap ketiga.

"Alokasi anggaran tahap ketiga ini sebesar tiga puluh lima miliar lebih. Untuk pembebasan lahan, Pemkab Manokwari sudah membayar sekitar Rp44 miliar," kata Aljabar.

Ia berharap, seluruh masyarakat Manokwari dapat mendukung pembangunan yang dilakukan pemda, termasuk pembangunan Bandara Rendani-Manokwari. Agar Provinsi Papua Barat memiliki bandara yang repesentatif," tambahnya.

Kepala UPBU Kelas II Bandara Rendani-Manokwari Paryono menuturkan pembangunan box cover ukuran 300 meter x 15 meter dibutuhkan dana sebesar Rp70 miliar. "Anggaran ini berasal APBN dan pekerjaannya dilakukan secara bertahap," tuturnya.

Terkait perpanjangan runway, kata Paryono, akan diperpanjang dari 2.000 meter menjadi 2.500 meter. (OL-14).

BERITA TERKAIT