11 July 2020, 12:33 WIB

Ini 4 Masalah Kartu Prakerja Menurut Ganjar


M Iqbal Al Machmudi | Humaniora

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan permasalahan yang terjadi dalam program kartu prakerja. Salah satu yang disoroti ialah pelatihan daring yang sudah tersaji di Youtube secara gratis.

Ada empat permasalahan yang dihadapi program kartu prakerja ini yakni sasaran tidak tepat/bukan orang yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan.

Selanjutnya, sulit mengakses data pendaftar dan penerima program, tidak semua orang PHK/dirumahkan memiliki fasilitas/paham aplikasi pada platform, dan platform pelatihan online tersaji di youtube secara gratis.

Baca juga: Ganjar Nilai Masyarakat Butuh Program Kartu Prakerja

"Sebenarnya, pelatihan di youtube malah gratis. Untuk itu, kita dituntut memperbaiki program ini. Selain itu, perlu juga pendampingan kepada masyarakat yang tidak mengerti pemanfaatan mulai dari mendaftar hingga pelatihan," kata Ganjar saat webinar Kupas Tuntas Kartu Prakerja dari Kagama, Sabtu (11/7).

Ganjar yang juga Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) mengusulkan pengembangan kartu prakerja untuk menyediakan data yang harus valid agar tepat sasaran fokus pada masyarakat yang terkena PHK dan dirumahkan.

Calon penerima manfaat kartu prakerja juga tidak dibatasi waktu pendaftarannya, sehingga memberikan waktu yang lebih luas kepada penerima manfaat.

Selanjutnya, memberi akses kepada disabilitas untuk memberikan kesempatan kepada siapapun. Ganjar juga mengaku mendapat keluhan syarat yang dirasa tidak adil kepada penyandang disabilitas.

"Selain itu, gelombang IV dibuka dengan prioritas data dari BPJS. Ini juga menjadi penting dilakukan," ujar Ganjar.

"Dengan adanya kartu prakerja ini diharapkan banyaknya wirausaha yang lahir bukan mempersiapkan menjadi pegawai karena kita butuh itu," imbuhnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT