11 July 2020, 09:29 WIB

Vettel Siap Kembali ke Red Bull


Antara | Olahraga

JUARA dunia empat kali Sebastian Vettel tidak akan menolak jika ditawari bangku di Red Bull untuk musim Formula 1 tahun depan kendati Max Verstappen sepertinya mengindikasikan hal itu tidak mungkin terjadi.

Vettel tidak lagi diperlukan Ferrari setelah akhir musim ini dan akan digantikan Carlos Sainz yang ditarik dari tim McLaren.

Pembalap Jerman itu kini menghadapi ketidakpastian soal masa depannya di F1 bahkan berpotensi pensiun.

Red Bull, tim yang dipersembahkan gelar oleh Vettel dari 2010-2013, belum mengonfirmasi apakah pembalap Thailand Alexander Albon tetap menjadi rekan Verstappen setelah musim 2020 usai.

Baca juga: Ambil Bagian di Latihan Bebas, Norris Menahan Sakit

"Itu sebuah mobil yang bisa menang. Aku di sini untuk berkompetisi, Aku di sini untuk menang jadi kemungkinan jawabannya, iya," kata Vettel di sesi jumpa pers jelang Grand Prix Styria, ketika menanggapi pertanyaan apakah ia akan menerima jika ditawari posisi di mantan timnya itu.

"Aku tahu bagaimana kuatnya mereka dari masa lalu. Tim yang telah berevolusi, jadi aku tidak bisa katakan aku tahu tim itu luar dalam, karena mereka juga telah berubah dan melanjutkan perjalanannya, tapi aku tahu kenapa mereka kuat kala itu."

"Aku kira mereka masih menjadi penantang dan itu adalah mobil yang bisa kalian gunakan untuk memenangi balapan, tentunya itu akan menarik," lanjutnya.

Opsi bagi Vettel semakin berkurang setelah Renault, Rabu (8/7), menutup pintu baginya dan mengumumkan kembalinya juara dunia dua kali Fernando Alonso untuk menjadi rekan Esteban Ocon mulai 2021.

Vettel mengaku ia pernah mengadakan pembicaraan dengan Renault soal kekosongan bangku di tim pabrikan asal Prancis itu.

Sementara itu, Verstappen yang telah mengamankan kontrak jangka panjang dengan Red Bull mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi timnya untuk mengganti line-up pembalapnya.

"Aku rasa, saat ini, tim ini sangat senang dengan kami berdua. Aku juga sangat senang Alex menjadi rekan satu tim. Dia adalah orang yang sangat baik di tim yang bagus untuk semuanya. Kami berdua memberi umpan balik ke tim dan dia adalah pembalap yang cepat," kata pembalap asal Belanda itu.

"Jadi, aku kira tidak ada alasan untuk berubah dan aku kira Christian (Horner) dan Helmut (Marko) bisa mendukung hal itu," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT