10 July 2020, 18:10 WIB

Ketenagalistrikan Indonesia Harus Disokong Teknisi Andal


Wisnu AS | Ekonomi

PENGEMBANGAN ketenagalistrikan khususnya pembangkit dihadapkan pada sejumlah kendala seperti perizinan, pembebasan lahan, serta jumlah sumber daya manusia (SDM) seperti teknisi yang belum memadai dan belum memenuhi standar. Hal itu harus dibenahi guna menyukseskan program Presiden Jokowi seperti penyediaan listrik sebesar 35 ribu megawatt (MW). 

Terkait hal itu, PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) memberikan edukasi berupa materi pengenalan dasar awal pelumasan untuk pembangkit listrik yang diberikan kepada sejumlah siswa SMK mulai Juni 2020 lalu. Program ini sekaligus bertujuan memberikan bekal kepada para siswa mengenai dasar awal pentingnya pelumasan pada mesin guna menjadi seorang profesional ketika lulus dari SMK nantinya.

Untuk tahap awal, PT EMLI bekerja sama dengan beberapa SMK di antaranya SMK ORA et LABORA (Oel), SMK Don Bosco, dan BLK Don Bosco. Karena keterbatasan waktu dan tempat akibat dampak pandemi yang belum juga usai, program ini disajikan melalui web seminar (webinar) yang disajikan dikemas dengan menarik dan interaktif. 

Eben Tambunan selaku Market Development Manager PT EMLI mengatakan, pemateri yang memang ahli dalam bidangnya hadir di program itu dan para siswa juga dapat langsung bertanya pada kolom chat box yang disediakan. Ia pun berharap program serupa dapat secara rutin dilakukan karena pengenalan dasar-dasar pelumasan sangat penting dipahami oleh para siswa guna memberikan mereka bekal ilmu pengetahuan untuk bersiap menjadi seorang profesional selepas lulus dari SMK. 

"Kami juga berharap ini dapat memberikan nilai positif bagi perusahaan kami bahwa PT EMLI juga mendukung program-program pemerintah, salah satunya pada sektor energi, dan juga langkah awal ini ke depannya bisa menjadi penghubung bagi siswa SMK yang lulus, dan berkompeten dengan perusahaan yang sejenis," ujar Eben Tambunan dalam keterangan di Jakarta, Jumat (10/7/2020). 

Ephrem Santos selaku Chairman SMK OeL mengapresiasi webinar yang telah dilakukan guna memberi dasar pelumasan ke para siswa. Ia pun mengakui upaya inovatif PT EMLI dalam mempersiapkan teknisi pemula, untuk mengetahui dan menghargai produk pelumasan yang digunakan dalam industri. 

"Konten tersebut sesuai untuk tingkat kompetensi mereka, dan mudah-mudahan ini dilanjutkan untuk tingkat kompetensi selanjutnya. Mewakili peserta dari tiga institusi (SMK Ora et Labora, SMK Don Bosco dan BLK Don Bosco), kami berterima kasih kepada PT EMLI atas inisiatif kolaboratif ini,” tutur Santos. 

Program Presiden Jokowi terkait penyediaan listrik sebesar 35 ribu megawatt (MW) tujuan utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dengan jumlah yang cukup dan dengan kualitas yang baik, serta memperluas akses terhadap layanan listrik yang sekaligus diharapkan dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tersedianya teknisi yang handal diharapkan dapat menyukseskan program tersebut. (RO/A-3) 

BERITA TERKAIT