10 July 2020, 14:15 WIB

Dishub: Warga Dilarang Berkerumun saat CFD


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang diselenggarakan di lima wilayah kota dengan penyediaan kawasan sepeda oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dikritisi sejumlah pihak. Pasalnya warga terpantau berkerumun dan tidak mematuhi aturan jaga jarak.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan pihaknya terus mengevaluasi penyelenggaraan kawasan sepeda yang disebar di 32 titik tersebut. Pengawasan juga senantiasa dilakukan. Bagi warga yang berkerumun, ia tetap menegaskan ada imbauan untuk menjaga jarak antarwarga selama berada di kawasan sepeda.

Baca juga: NasDem Tidak Setuju Anies Lakukan Perubahan RPJMD

"Kami imbau mereka untuk tetap bergerak di kawasan itu. Karena kalau mereka berkerumun kongkow-kongkow ini menimbulkan kerumunan dan perlu diketahui tujuan Pemprov DKI menggelar 32 titik kawasan sepeda ini adalah yang pertama menjaga kebugaran warga di tengah pandemi," kata Syafrin di Balai Kota, Jumat (10/7).

Fungsi kedua diadakannya kawasan sepeda ialah sebagai langkah edukasi bagi warga agar bisa menjalankan protokol kesehatan secara kolektif yakni tetap menjaga jarak di tempat keramaian.

"Ini jadi ajang edukasi buat warga yang tadinya selama PSBB ini diam di rumah mematuhi PSBB dengan disiplin. Maka sekarang kami mengajak untuk melatih diri menjalankan protap secara kolektif. Kalau bisa ini menjadi kebiasaan baru menuju normal baru," jelasnya.

Penyelenggaraan kawasan sepeda, menurutnya, akan kembali digelar pekan depan. "Kawasan sepeda akan tetap dijalankan di 32 titik," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT