10 July 2020, 11:29 WIB

Pemprov Jabar Koordinasi Dengan TNI AD Tangani Klaster Secapa


Kristiadi | Nusantara

MUNCULNYA klaster Sekolah Calon Perwira (Secapa) Angkatan Darat membuat Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum terus menerus mengingatkan masyarakat Jawa Barat untuk menjalankan protokol kesehatan. Uu mengatakan meski pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah berakhir, tetapi protokol kesehatan seperti cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak selama ini harus tetap dilaksanakan.

"Untuk sekarang ini jangan anggap adaptasi kebiasaan baru (AKB) itu sebagai kehidupan normal, dan PSBB dicabut supaya masyarakat jangan seenaknya tapi semua harus disiplin. Terkait penanganan kasus positif Covid-19 semua harus tetap melaksanakan dengan protokol kesehatan," kata wagub, Jumat (10/7).

Uu menyinggung klaster Secapa yang saat ini sudah ditangani dengan baik oleh Pemprov Jawa Barat yang telah berkoordinasi dengan TNI Angkatan Darat selaku lembaga yang menaungi Secapa. 

"Penanganannya akan dilakukan oleh instansi terkait, Isolasi untuk yang positif Covid-19 juga akan dilakukannya di tempat itu. Gugus Tugas Covid-19 Jabar juga setiap harinya melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut," ujarnya.

Pemprov Jawa Barat akan terus melakukan tiga langkah yang telah dilakukannya sejak sebelumnya. Pertama, pemerintah akan terus mengimbau masyarakat agar memperkuat pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Kedua, akan terus melakukan tes massif dengan target 2.000 orang per har. Dan terakhir ketika ditemukannya kasus baru penanganan akan dilakukan cepat dan akurat, sehingga tidak menularkan kepada masyarakat lebih luas.

"Kami berharap, melonjaknya kasus Covid-19 di Jabar tidak akan membuat pemerintah kembali memberlakukan PSBB. Karena, semua wajib mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan jangan pemerintah terus gembar-gembor karena masyarakat tidak disip tapi masyarakat tak disiplin tapi perawat paling baik adalah diri sendiri," tegas mantan bupati Tasikmalaya ini.

baca juga: Setelah Secapa, Fokus ke 19 Sekolah

Pada bagian lain petugas medis di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Soekardjo Kota Tasikmalaya terindikasi positif Covid-19. Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya terus memantau kondisi petugas medis yang kini dirawat di ruang isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan sampai sekarang pihaknya masih memantau kondisi tenaga medis yang masih menjalani perawatan. Uus tidak mau berspekulasi terhadap tenaga medis yang mayoritas adalah perawat terpapar covid-19.

"Kita masih tetap menunggu laporan dari RSUD dr Soekardjo dan sekarang ini berupaya melakukan tahapan pemeriksaan sesuai prosedur. Karena, saya tidak mau berspekulasi mengenai kondisi para petugas medis yang telah mendapatkan perawatan secara intensif di ruang isolasi setelah hasil uji swab positif," kata Uus. (OL-3)

BERITA TERKAIT