10 July 2020, 09:38 WIB

Ricciardo Tegaskan tidak akan Bantu Alonso


Antara | Olahraga

DANIEL Ricciardo menyambut kembalinya Fernando Alonso ke Formula 1 musim depan sebagai penggantinya di Renault. Tapi, ia tidak akan memberi juara dunia dua kali itu kesempatan menjajal mobil balapnya untuk membantunya pemanasan.

Pembalap Australia itu akan meninggalkan Renault setelah musim ini usai dan ia sangat senang mengetahui Alonso kembali berkompetisi.

"Akan luar biasa tentunya bagi olahraga ini. Dia adalah nama besar di olahraga ini dan telah berada di sana bertahun-tahun," kata Ricciardo soal Alonso yang akan berusia 39 tahun akhir bulan ini, Kamis (9/7).

"Kembali ke tim dan brand yang mempersembahkan kedua gelar itu aku rasa cocok. Dan aku sangat senang bisa balap melawan dia lagi."

Baca juga: Bottas dan Leclerc Bela Diri Setelah Ketahuan Pulang ke Monako

"Para pembalap muda itu bagus tapi mereka membuatku merasa tua, jadi ada satu lagi pembalap yang lebih tua di grid akan baik untukku," lanjut
Ricciardo di sesi jumpa pers di Red Bull Ring, jelang Grand Prix Styria.

Alonso terakhir kali membalap di Formula 1 bersama McLaren pada 2018 dan Ricciardo ketika ditanya apakah mau meminjamkan mobilnya di sesi latihan bebas tahun ini kepada Alonso, ia menjawab, "Tidak."

"Aku mendengar kata-kata 'bantu Fernando Alonso'. Dia tidak perlu bantuan apa pun. Sepertinya ia tidak melambat di usianya sekarang. Musim terakhirnya di F1 cukup kuat dari apa yang aku lihat dan dengar," tegas Ricciardo.

Bos tim Renaul Cyril Abiteboul, Rabu (8/7) mengungkapkan bahwa tidak ada rencana untuk memberi Alonso kesempatan di akhir pekan balapan tapi mereka kemungkinan menjalankan mobil 2018 Renault di sesi lain.

Rekan satu tim Ricciardo, Esteban Ocon, yang mengidolakan Alonso sejak kecil, mengatakan bahwa sang pembalap Spanyol itu akan membantu membangun sesuatu yang baru di Renault.

"Dia sangat termotivasi. Aku berkirim pesan dengannya kemarin atau sebelumnya dan dia sangat bersemangat untuk kembali," kata penbalap berusia 23 tahun asal Prancis itu. (OL-1)

BERITA TERKAIT