10 July 2020, 08:44 WIB

Kasus Pertama Covid-19 Dilaporkan di Barat Laut Suriah


Basuki Eka Purnama | Internasional

KASUS pertama covid-19 dilaporkan di wilayah barat laut Suriah meningkatkan ketakutan bencana jika penyakit itu mencapai markas kelompok pemberontak.

"Dengan berat hati, kami mengumumkan kasus pertama covid-19 pada seorang pekerja kesehatan di rumah sakit," ujar pejabat kesehatan kelompok oposisi Maram al-Sheik di Provinsi Idlib.

Kepala Kantor WHO di Gaziantep, Turki, Mahmoud Daher, mengatakan pasien covid-19 itu adalah seorang dokter laki-laki berkewarganegaraan Suriah yang berusia 30 tahun. Dia selama ini bekerja di sebuah rumah sakit di Kota Bab al_hawa di perbatasan Suriah-Turki.

Baca juga: Protes Berujung Rusuh, Serbia Batalkan Pemberlakukan Jam Malam

"Dia menduga dirinya tertular covid-19 dan hasil tes menunjukkan hasil positif pada Kamis (9/7)," ujar Daher.

"Sebelumnya tidak ada kasus covid-19 di barat laut Suriah hingga pagi ini," imbuhnya.

Adapun Sheikh mengatakan, "Rumah sakit tempat dia bekerja telah ditutup begitu juga tempat tinggalnya."

Dia menambahkan mereka yang melakukan kontak dengan pasien itu telah diperiksa dan diisolasi.

Kawasan barat laut Suriah dikuasai kelompok pemberontak dan dihuni sekitar 3 juta orang, mayoritas hidup berdesakan di tenda pengungsian setelah terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat perang selama sembilan tahun di Suriah.

Daher mengatakan ditemukannya kasus covid-19 di wilayah itu mengkhawatirkan mengingat kondisi di lapangan.

"Kita harus meningkatkan upaya kita bersama semua pihak untuk memastikan tidak ada lagi penularan covid-19. Jika tidak, hal itu akan menjadi masalah besar," tegas Daher. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT