09 July 2020, 15:55 WIB

Tinjau Sukabumi, Mensos Harap BST Gerakkan Ekonomi Masyarakat


Ihfa Firdausya | Humaniora

Kementerian sosial melakukan percepatan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) bagi warga terdampak covid-19. Menteri Sosial Juliari P Batubara menyalurkan BST di dua lokasi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Hari ini saya meninjau langsung penyaluran BST di Kabupaten Sukabumi tahap III bagi 410 keluarga penerima manfaat (KPM) dan hari ini selesai,” ujar Mensos di GOR Desa Benda, Kecematam Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/7).

Lokasi kedua terletak di Bale Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Di sini BST disalurkan bagi 531 KPM.

Baca juga: Tetap Waspada Potensi Penularan Covid-19 di Zona Hijau

Mensos didampingi Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sarjono, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama, Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, dan Direktur PFM Wilayah 1 Nurpujianto.

Usai penyaluran tahap III ini, kata Mensos, bantuan dari pemerintah disalurkan per bulan dengan nilai Rp300 ribu hingga Desember 2020.

Mensos juga menyebut koordinasi penyaluran BST terus diperkuat dengan pemerintah daerah (pemda). Pasalnya, pemda bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan bank Himbara adalah pihak yang terlibat di lapangan.

“Penting koordinasi dengan daerah, karena yang tahu lapangan itu ada Pemda, PT Pos Indonesia dan Himbara sebagai mitra penyalur dari BST,” ungkap Juliari.

Dengan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang menurun, lanjutnya, warga membutuhkan BST untuk menggerakan ekonomi dan menutupi kebuhan dasar keluarga yang tidak bisa dipenuhi karena dampak dari pandemi covid-19.

“Tadi saya tanya 2-3 warga dan menyatakan kebutuhan per bulan Rp3 juta, karena covid-19 tidak mampu lagi. Dengan BST Rp600 ribu bisa untuk menggerakan ekonomi masyarakat dan memenuhi kebutuhan keluarga," pungkas Mensos. (H-3)

BERITA TERKAIT