09 July 2020, 15:45 WIB

KPU Makassar dapat Tambahan Anggaran Rp6,2 M


Lina Herlina | Nusantara

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah Kota Makassar menandatangani addendum baru Nota Perjanjian Hiba Daerah (NPHD) untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020, dengan penambahan anggaran sebesar Rp6,2 miliar.

Dengan demikian, anggatan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yanb akan digelar 9 Desember 2020 yang tadinya hanya Rp78 miliar menjadi Rp84 miliar.

Bagi Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi, itu menjadi kebahagiaan tersendiri, lantaran Pemerintah Kota Makassar, bersedia menambah alokasi anggaran untuk pelaksanaan Pilwalkot 2020.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari menambahkan, tambahan anggaran tersebut, akan difokuskan untuk penyesuaian honor penyelenggara ad hoc sesuai standar dalam Surat Edaran Menteri Keuangan dan juga untuk alokasi penambahan TPS (Tempat Pemungutan Suara).

"Karena ada Covid-19, maka ada aturan terbaru bahwa TPS maksimal 500 pemilih, yang awalnya pemetaan TPS kami maksimal 600 pemilih setiap TPS. Sehingga tps yg awalnya 2.099 bertambah menjadi 2.390 TPS," jelas Endang," Kamis (9/7) di Balai Kota Makassar.

Sementara, Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan adendum ini dilaksanakan karena ada penyesuaian pelaksanaan Pilkada selama pandemi Covid-19.

"Penandatanganan adendum ini memang harus segera dilaksanakan. Kita patuh akan regulasi. Terlebih kemarin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada rapat pelaksaan Pilkada di Sulsel, minta semua dana bisa dicairkan dalam kurun waktu seminggu ini," tutup Rudy. (OL-13)

Baca Juga: KPU Kota Makassar Ajukan Biaya Tambahan Pilkada 2020

BERITA TERKAIT