09 July 2020, 12:31 WIB

Dahlan Iskan: Cuma Sumbar yang tidak Beli Alat Rapid Test


Insi Nantika Jelita | Humaniora

MANTAN Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyebut hanya Sumatra Barat (Sumbar) yang tidak menganggarkan pembelian alat rapid test.

Ia mengatakan, dari keterangan Kepala Pusat Laboratorium Universitas Andalas, Padang yakni dokter Andani Eka Putra, rapid test tidak bisa dipercaya.

"Di sana, test swab bisa dilakukan dengan cepat. Hasilnya bisa diketahui dalam 24 jam. Dengan kapasitas yang sangat besar yakni 3.500 (test) sehari," kata Dahlan dalam keterangan resmi, Kamis (9/7).

Baca juga: RI Kirim 15 Whole Genom Sequencing Covid-19 ke Bank Data Dunia

Sudah lebih tiga bulan, tuturnya, Sumbar melakukan pemeriksaan swab test ketimbang rapid test. Sampai hari ini, sudah 55.000 pemeriksaan tes dilakukan di sana.

"Satu laboratorium di universitas itu sampai kekurangan sampel untuk dites. Karena itu tidak ada zona merah di Sumbar. Paling tinggi oranye. Itu pun hanya di satu kota yaitu Padang," jelas Dahlan.

Sumbar juga sudah memutuskan membuka kembali sekolah mulai Senin depan (13/7).

Mantan CEO surat kabar itu juga menyebut tes covid-19 di Sumbar digratiskan. Misalnya untuk pedagang dan pengunjung pasar, anak sekolah dan pesantren. (OL-1)

BERITA TERKAIT