08 July 2020, 17:45 WIB

Legenda Sepak Bola Indonesia Beraksi  di Charity Games


Media Indonesia | Olahraga

PARA legenda sepak bola Indonesia bakal unjuk kemampuan di lapangan hijau dalam sebuah charity games.

Tercatat para legenda dari Jawa Timur seperti Hadi Ismanto, Wayan Diana, Syamsul Arifin, Poerwono, Widodo C Putra, Maura Hally, Yusuf Ekodono hingga Ferril Raymond Hattu siap berlaga di ajang Football is Back, Garuda Indonesia vs Primavera-Baretti Indonesia di lapangan sepak bola TNI AU, Pancoran, Jakarta, Sabtu (11/7).

Puluhan nama lain juga siap memeriahkan ajang yang tergolong langka tersebut. Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (8/7), panita pelaksana mengungkapkan Tim Garuda Indonesia (bukan PSSI Garuda I dan II), bakal diarsiteki Bambang Nurdiansyah. Sedangkan Primavera-Baretti dikelola Rachmad Darmawan. Bahkan, Danurwindo dan Rahim Soekasah (keduanya pelatih dan manajer tim saat itu), masuk daftar ofisial yang siap hadir.

"Event ini cuma untuk kangen-kangenan, reuni antara mantan pemain tim nasional senior dan junior. Jadi enggak ada maksud lain kecuali cuma ingin berbagi cerita dan pengalaman para legenda sepak bola nasional tersebut," ujar panitia pelaksana Yon Moeis.

Di sisi lain, tambah Yon, ajang ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para pemain junior dalam membela 'Merah Putih' di berbagai ajang kelak.

"Pengalaman mereka sungguh luar biasa jadi bisa dijadikan tolok ukur pembinaan sepak bola nasional," imbuh ketua panitia pelaksana Erwiyantoro.

Bukan cuma legenda dari Jawa Timur yang siap hadir, hal serupa juga datang dari Jawa Barat yang bakal mengusung sejumlah nama seperti Encas Tonip, Yusuf Bachtiar, Robby Darwis, Ajat Sudrajat, dan Yudi Guntara. Namun, yang pasti hampir 100 pemain legenda tim nasional Indonesia. Mereka yang sudah menyatakan hadir untuk angkatan 70-an ada Risdianto, Ronny Paslah, Rully Nere, Herry Kiswanto, Bambang Nurdiansyah, Ricky Yacobi, Marzuky Nyak Mad dkk. Sedangkan generasi 2000an muncul Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman dan Firman Utina.

"Kami berharap nanti bisa berdonasi untuk meringankan beban Junaidi Abdillah, Slamet Pramono, Hary Muryanto (pemain timnas 70-an) dan Safrudin Fabanyo (timnas 80-an), yang sedang mengalami sakit berkepanjangan. Namun, Tuhan lebih dulu memanggil Slamet Pramono, Sabtu (4/7) setelah mengalami stroke," tukas Yon lagi.

Baik Yon maupun Erwiyantoro menegaskan bahwa protokol kesehatan akan dijalankan dengan ketat, mengingat pandemi covid-19 masih belum reda. (RO/O-2)
 

BERITA TERKAIT