08 July 2020, 15:16 WIB

Siap Terapkan New Normal, Bali Tarik Minat Pasar India


Arnoldus Dhae | Nusantara

WAKIL Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, berkesempatan menjadi pembicara dalam seminar virtual yang digelar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai.

Dalam seminar virtual, Cok Ace, sapaan akrabnya, berusaha meyakinkan pasar India bahwa pariwisata Bali siap menerapkan new normal sesuai standar protokol pencegahan covid-19.

"Saat ini, industri pariwisata sudah menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan covid-19. Tidak hanya untuk melindungi wisatawan, namun juga para pekerja,” jelas Cok Ace.

Baca juga: Pariwisata Bali Dinilai Paling Siap untuk Dibuka

Lebih lanjut, dia mengatakan pemerintah setempat bersama asosiasi sudah menyiapkan sertifikat kenormalan baru (new normal) bagi industri pariwisata.

“Jadi industri pariwisata, seperti hotel, restauran, travel agent dan transportasi, bisa mengajukan sertifikat dan diverifikasi kepada Dinas Pariwisata Bali dan asosiasi pariwisata. Untuk mendapatkan sertifikat ini, harus memenuhi standard WHO, yaitu cleanliness, safety dan health,” paparnya.

Menurutnya, hal itu menjadi jaminan bagi wisatawan, sehingga nyaman berada di Bali saat pandemic covid-19. Adapun sarana dan prasarana Bali dikatakannya sudah memadai untuk menunjang tatanan new normal.  Beberapa rumah sakit rujukan covid-19 siap menerima wisatawan yang diduga terjangkit virus.

Baca juga: Gugus Tugas Diminta Awasi Ketat Kesiapan Industri Pariwisata

Keberhasilan Bali menekan kasus positif covid-19  tidak lepas dari upaya pemerintah, yang bekerja sama dengan desa adat untuk membentuk satuan petugas (satgas) gotong royong.

“Kolaborasi ini menjaga setiap sudut Bali. Sehingga, angka kasus covid-19 termasuk rendah di Indonesia. Padalah Bali  wilayah yang sangat terbuka, khususnya untuk wisatawan,” pungkasnya.

Dia pun berharap wisatawan asal India tertarik berkunjung ke Bali. Mengingat, India merupakan salah satu negara dengan kunjungan wisata tertinggi di Pulau Dewata.

Baca juga: Pulihkan Sektor Pariwisata, Pemerintah Siapkan Enam Strategi

Konjen Mumbai, Agus Saptono, mengamini Bali sebagai ikon destinasi wisata di Indonesia, serta tujuan utama wisatawan mancanegara. “Bali juga ditetapkan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai pilot project untuk penerapan pariwisata new normal di Indonesia,” tutur Agus.

Terlebih,  pemerintah sudah memutuskan untuk membuka sektor industri dan bisnis untuk wilayah domestik pada 9 Juli. Kemudian, disusul dengan pembukaan rute penerbangan internasional pada September mendatang.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT