08 July 2020, 14:40 WIB

Masih Zona Merah Resepsi Pernikahan di Kota Malang Diizinkan


Bagus Suryo | Nusantara

PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, mengizinkan warganya menggelar resepsi pernikahan. Dengan alasan memasuki kenormalan baru, kendati kasus korona masih tinggi di sana.

"Tapi harus mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Semua itu kita lakukan untuk menekan penyebaran covid-19 dan menghindari munculnya klaster baru dari event wedding," tegas Walikota Malang Sutiaji, Rabu (8/7).

Ia menjelaskan pemberian izin resepsi pernikahan dengan beberapa catatan penting, selain ketatnya penerapan protokol covid-19. Hal itu sebagai upaya tetap produktif, aman dan sehat kendati kini masih masa pandemi korona.

Baca Juga: Malang Berstatus Zona Merah, Warga Masih Suka Nongkrong

Karena itu pelaku jasa resepsi pernikahan harus bisa menjamin selama berlangsungnya acara tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai standar yang ditentukan oleh pemerintah.

"Seperti penggunaan alat makan yang hanya satu kali pakai atau menggunakan makanan kotakan yang dapat dibagi untuk para tamu guna menghindari kontak langsung dan cipratan droplet. Itu bisa jadi alternatif pilihan," katanya.

Selain mematuhi aturan protokol kesehatan, para pelaku jasa resepsi pernikahan diminta turut memberikan sosialisasi dan edukasi. Salah satu bentuk edukasi itu dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar membatasi jumlah tamu undangan, mengenakan masker dan jaga jarak.

"Saya berharap semua vendor wedding yang terlibat di dalamnya juga memberikan edukasi dan pemahaman pada pemilik acara tentang keterbatasan kita dalam pelaksanaan acara selama masa pandemi ini. Termasuk pembatasan jumlah tamu undangan," tuturnya. (OL-13)

Baca Juga: Kasus Korona Kian Tak Terbendung di Kota Malang

BERITA TERKAIT