08 July 2020, 12:40 WIB

KPU Bengkulu Telah Terima 40% Anggaran Pilkada


Marliansyah | Nusantara

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu telah mencairkan anggaran Rp44 miliar dari Rp110 miliar atau sekitar 40 persen dari total anggaran pelaksanaan Pilkada serentak yang bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu. Ketua Komisi Pemilihan Umum  Provinsi Bengkulu Irwan Saputra di Bengkulu, Rabu (8/7) mengatakan, KPU Provinsi Bengkulu, telah menerima transfer sekitar Rp44 miliar atau 40 persen dari Rp110 miliar anggaran pelaksanaan Pilkada 2020 yang bersumber dari anggaran Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), sedangkan sisanya 60 persen lagi masih dalam  proses.
     
"Saat ini KPU telah menerima anggaran sebesar 40 persen dari dana NPHD sebesar Rp110 miliar pada Pilkada serentak nanti," katanya.
     
Sebagian dana tersebut, lanjut dia ada beberapa item anggaran pelaksanaan Pilkada yang dialihkan untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) akan digunakan saat hari pencoblosan pada Desember mendatang. Selain itu, anggaran pengadaan APD tidak hanya dibebankan pada anggaran dalam NPHD tetapi juga didukung dengan anggaran APBN. Selanjutnya anggaran dari APBN nanti melalui transfer oleh KPU RI ke  KPU provinsi dan KPU kabupaten dan kota, total kebutuhan untuk penerapan protokol covid-19 KPU Provinsi Bengkulu sebesar Rpl12 miliar.

baca juga: Penyelenggara Pilkada Jalani Rapid Test

Saat ini, KPU telah mengaktifkan kembali jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Anggaran yang ada digunakan untuk tahapan Pilkada yang saat ini sedang dilakukan yakni pemutakhiran data pemilih serta membentuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Sebanyak empat KPU yang masih melakukan verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan. Empat KPU kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Selatan dan Seluma. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT