07 July 2020, 18:25 WIB

Wisata Danau Toba, Sumut Bidik Turis Lokal di Era New Normal


Yoseph Pencawan | Nusantara

Penerapan skenario new normal di Sumatra Utara (Sumut) diyakini dapat menjadi harapan baru bagi industri pariwisata untuk bangkit dari keterpurukan selama masa pandemi covid-19, khususnya di kawasan Danau Toba. Wisatawan domestik akan menjadi sasaran utamanya.

Kepala Dinas Pariwisata Sumut Ria Telaumbanua mengatakan untuk kawasan wisata Danau Toba Pemprov Sumut akan lebih menyasar wisatawan domestik hingga Desember 2020.

"Sasaran kita sampai Desember adalah wisatawan domestik atau dalam provinsi," ujar Ria, Selasa (7/7).

Karena itu, yang akan dilakukan berbagai pihak terkait adalah bagaimana bisa mengajak warga Sumut datang ke Danau Toba. Pasalnya bila mengharap warga dari daerah lain datang, misalnya wisatawan dari Jakarta, harus melewati protokol yang sulit.

"Jadi, tujuan new normal kita adalah wisatawan domestik," imbuhnya.

Lebih jauh dia paparkan, pelaku wisata hingga pemegang kepentingan harus menjual wisata luar ruangan untuk tetap menekan terjadinya kerumunan.

Baca juga: Pedestrian Bukan untuk Pesepeda

"Perlu dititikberatkan kepada wisatawan agar datang dengan grup-grup kecil atau sendiri-sendiri agar tidak malah meningkatkan penularan covid-19 pada saat new normal," tandasnya.

Selain itu, kata Ria, inovasi pariwisata juga bisa dilakukan pada saat pandemi covid-19, misalnya tour virtual dengan tarif tertentu. Begitu pula dengan penggunaan transaksi nontunai yang perlu lebih digalakkan.

"Jadi, potensi Danau Toba ini tetap bisa dipromosikan dengan kebiasaan baru," ujarnya.

Ria menuturkan saat ini Sumut sedang dalam masa transisi. "Sudah ada beberapa destinasi wisata yang dibuka, misalnya wisata Salib Kasih yang sudah dibuka sejak 7 Juni dan wisata alam Hutaginjang mulai 28 Juni lalu," jelasnya.

Sebanyak 30 persen destinasi wisata di kawasan Danau Toba juga sudah diuji coba dibuka, tetapi perubahan kebiasaan masih perlu dilakukan. Bahkan Bandara Silangit telah dibuka sejak awal Juni meski baru melayani satu penerbangan setiap hari. (OL-14)

BERITA TERKAIT