07 July 2020, 17:25 WIB

Pedestrian Bukan untuk Pesepeda


Dwi Apriani | Nusantara

Saat ini olahraga bersepeda seakan menjadi tren bagi masyarakat di Palembang. Namun sayangnya ada pesepeda di Palembang yang melanggar aturan, antara lain bersepeda di area pedestrian yang selama ini khusus digunakan pejalan kaki.

Dari video yang berdurasi 21 detik di sejumlah akun media sosial instagram, terlihat pesepeda di Palembang mengayuh sepeda di area pedestrian Sungai Sekanak Palembang.

Hal itu mendapat respons masyarakat Palembang. Putra (35 tahun) mengatakan pesepeda harus memberikan contoh yang baik. Meskipun bersepeda bertujuan untuk olahraga, tapi pesepeda harus ikuti aturan yang ada di kota tersebut.

"Itu jelas melanggar aturan. Itu kan untuk pejalan kaki. Harusnya mereka menghargai aturan dari pemerintah setempat, harus patuhi, apalagi komunitas-komunitas sepeda. Karena itu bisa menjadi contoh buruk bagi pesepeda lain karena bisa saja nanti akan banyak yang ikuti langkah itu. Padahal jelas sekali pedestrian khusus pejalan kaki, apalagi itu di lokasi wisata," kata Putra.

Baca juga: KNPI Kabupaten Bogor Minta Bulog Perbaiki Beras Bansos

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani memastikan telah melihat video itu. Isnaini juga menyayangkan aksi para pengendara sepeda tersebut. "Saya sudah lihat video viral itu, karena saya juga kan hobi buka instagram. Memang itu selayaknya untuk pejalan kaki, itu adalah pedestrian apung," kata Isnaini.

Isnaini mengaku telah menyiapkan jalan khusus untuk pesepeda. Jalan khusus itu berada di sisi atas trotoar.

"Kalau di bagian atas pinggir sungai, memang itu untuk sepeda ya, tapi kalau di bawah itu pedestrian apung namanya dan diutamakan untuk pejalan kaki. Saya lihat, fotonya juga saya sudah lihat banyak," ujar Isnaini.

Isnaini melihat aktivitas pesepeda itu dalam dua aspek. Pertama soal konstruksi dan fungsi trotoar terapung. "Secara kontruksi itu mungkin tahan, tetapi kalau terus-menerus pasti tidak tahan juga. Bisa rusak. Kalau soal fungsi, itu yang bukan fungsinya untuk pesepeda, tapi untuk pejalan kaki," tandasnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT