07 July 2020, 11:46 WIB

Gubernur New York Sebut Trump sebagai 'Co-Conspirator' Covid-19


Deri Dahuri | Internasional

Gubernur Negara Bagian New York, Andrew Cuomo, melontarkan kritik terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Cuomo meminta Trump untuk tidak menjadi 'co-conspirator' terkait pandemi virus korona.

Cuomo juga meminta Trump untuk memahami 'masalah utama' penyebab Covid-19 seiring melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah negara bagian setelah pembatasan sosial dicabut. 

Jumlah kematian akibat virus korona di AS telah menembus lebih dari 130 ribu orang pada Senin (6/7) waktu setempat. Tak hanya itu, lonjakan kasus Covid-19 masih tinggi. 

Justru penanganan yang dilakukan Trump hanya melihat dari kacamata mikroskpo dan telah gagal untuk membangkitkan kembali perekonomian AS.  

"Jadi, tuan Presiden, jangan menjadi co-conspirator Covid," ucap Cuomo dalam pernyataanya. "Daikui masyarakat Amerika bahwa Covid ada. Ini adalah masalah besar. Ini (Covid-19) akan terus berlanjut sampai kita mengakui ini dan setiap dari kita melakukan hal yang menjadi bagiannya," kata Gubernur New York.

Cuomo menilai Trump telah 'mengaktifkan' virus korona dan tak mau mengakui kondisi yang telah parah. Cuomo juga mengecam omongan Trump yang mengatakan bahwa peningkatan kasus Covid-19 di AS disebabkan dilakukan rapid test. 

“Dia (Trump) mengarang fakta. Dia membuat seolah ilmiah,” kata Cuomo yang mengkritis pernyataan Trump sebelumnya soal Covid-19.

Trump juga pernah mengatakan bahwa pandemi virus korona akan menghilang seiring dengan cuaca yang semakin panas. 

"Dia mengatakan semua itu, tidak ada yang benar," lanjut Cuomo. "Dan sekarang kita memiliki masalah di 38 negara karena sebagian orang mempercayainya (Trump)," papar Cuomo. (AFP/Alarabiya/OL-09)

BERITA TERKAIT