07 July 2020, 10:43 WIB

Kemarin, Pengguna KRL Capai Rekor Tertinggi di Masa PSBB Transisi


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PT Kereta Commuter Indonesia mencatat jumlah pengguna KRL pada Senin (6/7) mencapai 419.292 pengguna. Catatan ini menjadi rekor penumpang tertinggi selama PSBB Transisi.

Angka ini melewati catatan tertinggi jumlah pengguna KRL di masa pandemi covid-19 yang terjadi pada akhir Juni sebesar 393.498 pengguna atau ada peningkatan sejumlah 6%.

"Terus bertambahnya penggguna membuat antrean semakin panjang di sejumlah stasiun, salah satunya yang terlihat di Stasiun Bogor pada Senin kemarin. Volume pengguna KRL kemarin di Stasiun Bogor tercatat 19.452 orang atau tumbuh 9% dibanding Senin pekan lalu," kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangan resminya, Selasa (7/7).

Melihat tren kenaikan jumlah pengguna dan antrean yang semakin panjang, PT KCI kembali mengingatkan pentingnya para pengguna untuk sebisa mungkin menghindari bepergian dengan KRL di jam-jam sibuk.

"Jika harus bekerja, KCI kembali mengajak semua pihak untuk mengikuti pembagian jam kerja secara bertahap atau shift sesuai arahan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional. Dengan menghindari bepergian di jam-jam sibuk, para pengguna dapat terhindar dari antrean dan kepadatan yang ada. Pergerakan pengguna secara keseluruhan juga akan lebih lancar karena terbagi secara merata dalam beberapa jam," papar Anne.

Baca juga: KCI Sebut Protokol Kesehatan di KRL Cukup Ketat

PT KCI senantiasa mengupayakan kelancaran antrean dengan pengaturan jaga jarak secara tegas dalam setiap zona antrian. PT KCI secara berkala juga menginformasikan kondisi antrean di sejumlah stasiun melalui aplikasi KRL Access dan twitter @commuterline. Update informasi berkala ini sudah dilakukan sejak 29 Juni 2020 lalu. Bahkan update informasi kondisi antrean ini kini menjangkau hingga Stasiun Cilebut sampai Stasiun Depok sehingga para calon pengguna KRL dapat menyesuaikan waktu keberangkatannya.(OL-5)

BERITA TERKAIT