07 July 2020, 10:20 WIB

Gubernur Jabar Belum Izinkan Sekolah di Priangan Timur Dibuka


Kristiadi | Nusantara

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil belum mengizinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah di wilayah Priangan Timur yakni Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar dan Pangandaran. Pasalnya, wilayah tersebut saat ini belum masuk pada zona hijau penyebaran Covid-19.

Emil sapaan Ridwan Kamil mengatakan, untuk sekolah yang boleh kembali menggelar KBM hanya berada pada zona hijau. Sedangkan Kabupaten Tasikmalaya masih termasuk ke dalam zona biru penyebaran covid-19 di Jabar dan statusnya sendiri masih belum aman. Namun saat ini KBMM baru diperbolehkan di pesantren.

"Untuk sekarang ini baru Kota Sukabumi yang telah masuk ke dalam zona hijau dari seluruh kabupaten dan kota. Sementara daerah lain masih berstatus zona biru, tetapi ada delapan Kabupaten/kota turun menjadi zona kuning meski sebelumnya ditetapkan sebagai zona biru," kata Emil di Ponpres Al-Idrisiyyah, Kecamatan Cisayong, Senin (7/7) malam.

"Kegiatan pendidikan berada di pesantren dapat dimulai mendahului sekolah karena pesantren memiliki kurikulum berbeda dengan sekolah. Dibukanya kegiatan supaya semua pihak untuk saling bekerja sama dalam penanganan Covid-19 agar seluruh daerah di Jabar bisa bebas dari Covid-19. Dan anak sekolah dapat memulai kegiatan dengan normal," sambungnya.

baca juga: Gubernur Jabar Cek Pesantren Jelang Kenormalan Baru

Diakui Emil, ancaman terbesar penyebaran covid-19 di Jabar umumnya kasus impor atau dari luar wilayah Jawa Barat. Ia mencontohkan perjalanan orang tidak diketahui, kedatangan orang dari wilayah episentrum yang masuk ke Jawa Barat harus diwaspadai. Dan masyarakat harus melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin seperti memakai masker, cuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. (OL-3)

BERITA TERKAIT