07 July 2020, 09:58 WIB

Selandia Baru Batasi Kepulangan Warga Negara


Basuki Eka Purnama | Internasional

SELANDIA Baru, Selasa (7/7), mulai membatasi kepulangan warga negara mereka saat negara itu menghadapi peningkatan arus kepulangan warga negara yang melarikan diri dari covid-19 di luar negeri dan keterbatasan fasilitas karantina.

Maskapai nasional Air New Zealand telah menghentikan pembelian tiket untuk tiga pekan ke depan dan pemerintah tengah berbicara dengan maskapai lainnya untuk membatasi kapasitas mereka.

Selandia Baru telah sukses menjalani 67 hari tanpa kasus baru covid-19 dan 22 kasus yang masih aktif ditangani di fasilitas karantina untuk warga Selandia Baru yang kembali dari luar negeri.

Baca juga: Demam, Bolsonaro Jalani Tes Covid-19

Saat ini, sebanyak hampir 6 ribu orang menjalani karantina wajib selama 14 hari di fasilitas milik pemerintah dan sekitar 3.500 lainnya dijadwalkan tiba pada pekan ini.

Menteri Perumahan Selandia Baru Megan Woods mengatakan pemerintah tengah berupaya menambah fasilitas karantina pada 28 fasilitas yang telah ada.

"Kita melihat peningkatan pesat dalam jumlah warga Selandia Baru yang pulang saat pandemi covid-19 memburuk," ujar Woods.

"Prioritas kami adalah menghentikan virus itu di perbatasan. Jadi, semua orang harus menjalani karantina," lanjutnya.

Negara berpenduduk 5 juta jiwa itu hanya mencatatakan kurang dari 2 ribu kasus covid-19 dengan 22 di antaranya fatal. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT