07 July 2020, 05:36 WIB

Tatkala ASN Ikut Serta Mengawasi Pasar


Tri/X-8 | Humaniora

SUASANA berbeda tampak di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, kemarin pagi. Tidak seperti biasanya, belasan petugas berseragam cokelat menjaga area depan pasar. Mereka bukan polisi, bukan pula Satpol PP, melainkan aparatur sipil negara (ASN).

Mulai kemarin, 5.000 ASN DKI Jakarta memang diterjunkan untuk mengawasi aktivitas warga terkait protokol kesehatan di 151 pasar. Sebelumnya, pengawasan hanya dilakukan Satpol PP, TNI, dan Polri.

“Maskernya dipakai dulu pak, sebelum masuk,” imbau seorang ASN kepada salah satu pengunjung pasar. “Cuci tangan dulu ya, bu,” kata yang lain.

Kehadiran ASN dalam pengawasan aktivitas masyarakat diapresiasi pihak PD Pasar Jaya. Manajer Area 09 PD Pasar Jaya Awaludin mengatakan, sebenarnya petugas yang mengawasi pasar juga sudah banyak tanpa kehadiran ASN.

“Sekarang ini makin diperketat. Saya sangat mendukung sekali,” ucapnya.

Di Pasar Perumnas Klender, penugasan ASN dikomandoi Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat.

Menurut Hendra, tugas ASN di pasar ialah melakukan pengawasan dan monitoring penerapan protokol kesehatan selama PSBB masa transisi.

“Satu hal penting yang perlu kita ingatkan selalu kepada seluruh warga ialah menjaga diri, berarti juga menjaga orang lain supaya tidak tertular covid-19,” tutur Hendra.

Saat berkeliling area pasar, Hendra tak bosan-bosannya mengingatkan pengunjung maupun pedagang untuk mengenakan masker. Selama ini, masker memang masih dianggap remeh oleh masyarakat.

Selain itu, Hendra juga mendapati adanya satu pintu bagian belakang pasar yang terbuka sebagai akses bagi warga selain pintu depan. Dia pun meminta pihak pasar menutup pintu tersebut.

“Kami upayakan pintu masuk keluar hanya satu, jadi pengawasannya lebih gampang.’’

Setelah memantau penerapan protokol kesehatan covid-19, Hendra akan melapor ke pimpinan sebagai bahan evaluasi. Setelah itu, dia kembali menunaikan tugas rutinnya dan mengerjakan hal-hal yang bersifat administratif.

Petugas lainnya, Mahedo, 29, mengatakan bahwa mengawasi penerapan protokol kesehatan di Pasar Klender adalah wujud tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.

“Mau enggak mau kita harus terjun, turun langsung ke lapangan, karena kita juga harus menjaga warga kita,” kata Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Malaka Sari itu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Chaidir menjelaskan penugasan ASN untuk memantau protokol kesehatan di pasar didasarkan pada Surat Tugas No 554/081 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Saefullah.

Menurutnya, pasar menjadi sasaran pengawasan karena banyak pengunjung yang masih mengabaikan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan physical distancing. (Tri/X-8)

BERITA TERKAIT