06 July 2020, 14:00 WIB

PM Baru Prancis Akan Segera Umumkan Kabinet Perombakan


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Perdana Menteri (PM) Prancis yang baru Jean Castex, Senin (6/7), diperkirakan akan mengumumkan pemerintah hasil reshuffle untuk membantu ekonomi menghadapi krisis terburuknya sejak Perang Dunia II dan menyuntikkan momentum baru ke kepresidenan Emmanuel Macron.

Castex, seorang birokrat senior dan wali kota provinsi yang hampir sama sekali tidak dikenal oleh Prancis sebelum pengangkatannya, Jumat, berusaha untuk bergerak cepat untuk meyakinkan kalangan yang ragu dia adalah pilihan yang tepat untuk jabatan itu.

Pria berusia 55 tahun itu ditunjuk oleh Macron menggantikan Edouard Philippe karena presiden berusaha menghadirkan awal baru untuk dua tahun terakhir mandatnya menjelang pemilihan presiden 2022.

Baca juga: Mantan PM Rwanda Ditangkap Terkait Kejahatan Finansial

Ekonomi Prancis telah terpukul ke resesi bersejarah akibat badai krisis covid-19 sementara partai Macron, Republic on the Move (LREM), sedang goyah karena kekalahan dalam pemilihan lokal akhir bulan lalu.

Macron menulis di Twitter, Minggu, ‘jalan baru’ diperlukan. Dia menekankan prioritas pemerintah baru untuk menghidupkan kembali ekonomi, melanjutkan perombakan perlindungan sosial dan lingkungan, membangun kembali tatanan republik yang adil, dan mempertahankan kedaulatan Eropa.

Kegagalan LREM (yang didirikan menjelang pemilihan presiden Macron pada 2017) dalam pemilihan lokal kembali menunjukkan kurangnya basis akar rumput.

Para analis mengatakan dengan menunjuk seorang tokoh low-profile di posisi Philippe --yang popularitasnya melebihi Macron-- presiden ingin mempererat cengkeramannya pada tampuk pemerintahan menjelang pemilu presiden 2022.

Ketua parlemen Prancis Richard Ferrand mengatakan dia memprediksi pemerintah baru akan diumumkan pada Senin (6/7) pagi setelah komunikasi intens akhir pekan antara Castex dan Macron.

Seorang pembantu Macron, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan kabinet baru akan diisi ‘bakat baru’ dan ‘figur yang datang dari berbagai horison’. (France 24/OL-14)

BERITA TERKAIT